22 Dewan Mangkir, Pengesahan APBD Ketapang 2021 Ditunda

Ilustrasi. (Net)

KETAPANG, insidepontianak.com – Sebanyak 22 dari total 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang tidak hadir dalam rapat paripurna tentang pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, Selasa (24/11/2020). Walau sempat diskors, tak ada penambahan jumlah kehadiran. Akibatnya, pengesahan ditunda.

Ketua DPRD Ketapang, M Febriadi mengatakan berdasarkan Tatatertib (Tatib) DPRD Nomor 1 tahun 2019, APBD baru bisa disahkan apabila dihadiri dua pertiga dari jumlah total anggota DPRD atau 31 orang.

Bacaan Lainnya

“Dari 45 orang anggota DPRD Ketapang, yang hadir hanya 23, selebihnya tidak hadir meski paripurna sempat diskor. Karena tidak kourum, maka pengesahan APBD ditunda sementara,” ungkapnya.

Mereka yang tak hadir sebagian berasal dari PDIP, Nasdem, PPP, PAN, PKS dan PKB.

“Kalau dari PAN, ketua fraksinya Pak Elmantono ada menghubungi saya, mereka tidak hadir karena ada kampanye di Desa Sungai Nanjung. Sedangkan yang lain, sampai saat ini tidak ada konfirmasi alasan tidak bisa hadir,” tuturnya.

Atas penundaan tersebut, dalam waktu dekat DPRD akan menjadwalkan kembali paripurna. Sebab jika mengacu ke peraturan Pemerintah Pusat, pengesahan APBD paling lambat dilaksanakan di akhir November 2020.

Apabila APBD 2021 tidak ditetapkan pada akhir November, akan ada sanksi administrasi bagi Pemerintah Daerah. Baik terhadap anggota DPRD maupun perkembangan atau lajunya pembangunan pertumbuhan ekonomi.

“Jadi ini berpengaruh pada pembangunan di Kabupaten Ketapang tahun 2021 mendatang,” tambahnya.

Dia berharap, pada agenda pengesahan APBD yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat, semua anggota DPRD bisa hadir. Terlebih pengesahan APBD bukan hanya mengesahkan Perda biasa, tetapi demi untuk kemajuan dan kemakmuran Ketapang.

“Kalau memang ada komunikasi kurang nyambung mulai dari awal sampai finalisasi, harusnya disampaikan ke pimpinan. Intinya saya harap jangan sampai kejadian hari ini terulang lagi di paripurna selanjutnya,” harapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *