Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Mempawah Dipertegas

RAPAT - Rapat koordinasi Forkompinda Mempawah terkait penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan, Senin, 23 November 2020 di Polres Mempawah.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mempawah mempertegas penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan, pascameningkatnya kasus Corona.

Dari data Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, total terkonfirmasi positif mencapai 214 orang.

Bacaan Lainnya

“Dalam penegakan hukum protokol kesehatan kita wajib mengedepankan asas Salus Populi Suprema Lex Esto dalam bahasa latin artinya keselamatan rakyat menjadi hukum tertinggi di Kabupaten Mempawah,” kata Wakapolres Mempawah, Kompol Bermawis, Senin (24/11/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kabupaten Mempawah, Jamiril mengatakan, orang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak pandang bulu mulai dari masyarakat biasa, aparatur sipil negara, hingga TNI-Polri.

“Oleh sebab itu, kami menyarankan agar anggota TNI-Polri yang terkonfirmasi positif wajib dilakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan ke yang lain,” katanya.

Jamiril juga menegaskan kembali bahwa terkait izin keramaian di Kabupaten Mempawah, Dinas Kesehatan tidak berwenang memberikan izin, tapi pihaknya hanya mengimbau penerapan protokol kesehatan.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat. Soal izin keramaian kita tidak pernah mengeluarkan surat. Karena bukan kewenangan kita,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *