Manajemen Aset Pemkot Pontianak Didukung KPK

SEMATKAN - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyematkan pin 'Setop Pungli' kepada Kasat Pol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana, Kamis (26/11/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemkot Pontianak terus membenahi manajemen aset. Salah satunya, Pemkot Pontianak telah bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pontianak dan Kejaksaan Negeri Pontianak untuk penertiban sertifikat aset. Hingga saat ini sebanyak 50 sertifikat aset tanah milik Pemkot Pontianak yang sudah ditertibkan.

“Sehingga dilakukan penertiban secara bertahap dengan memaksimalkan fungsi aset untuk bisa memberikan nilai tambah,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Koordinator Wilayah VI KPK RI, Brigjen Didik A Widjanarko menuturkan, upaya pencegahan yang dilakukan satgas adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi yakni perbaikan tata kelola pemerintahan. Kepedulian bersama dalam mengambil peran pencegahan korupsi menurutnya perlu dilakukan.

“Peningkatan pajak daerah dan penyelamatan aset melalui sertifikasi tanah pemda juga harus dilakukan,” ungkapnya.

Dikatakannya, di beberapa daerah ada aset milik Pemprov maupun Pemkot tapi tidak dikuasai, atau dengan kata lain dikuasai pihak lain tanpa adanya nota kesepahaman (MoU) yang jelas.

“Hal tersebut perlu didata dan dikumpulkan untuk penyelamatan aset pemerintah daerah,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *