Ria Norsan: Guru Honorer Diperjuangkan Jadi ASN dan PPPK

Wagub Kalbar, Ria Norsan.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan mengatakan di tahun 2021, Pemerintah berkomitmen memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis. Mendikbud akan memperjuangkan guru honorer yang ada di seluruh Indonesia dengan melalui dua jalur yaitu tes Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kalau umurnya masih cukup atau memungkinkan untuk ASN akan melalui tes, sedangkan umur yang sudah lewat tapi dia termasuk guru kontrak/honorer akan melalui jalur PPPK,” kata Ria Norsan ketika menghadiri Peringatan HUT Ke-75 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2020 secara virtual, Kamis (26/11/2020).

Bacaan Lainnya

Memang ada perbedaan antara ASN dan PPPK. Gaji keduanya sama, namun PPPK tidak mendapat tunjangan pensiun.

“Pak Mendikbud bilang akan ada kuota cukup besar sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah,” ungkap mantan Bupati Mempawah ini.

Dalam kegiatan ini Wagub Kalbar menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Sistem pendidikan Indonesia kini, turut terdampak pandemi. Pendidik dituntut bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah dengan bantuan aplikasi dan internet.

“Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya,” kata Wagub Kalbar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *