Sekda Kayong Utara: Analisis Jabatan dan Beban Kerja Wajib Tingkatkan Profesionalisme ASN

Sekda Kayong Utara, Hilaria Yusnani.

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Analisis Jabatan dan Beban Kerja wajib dilakukan oleh seluruh unit kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, dan memiliki produktivitas maksimal.

“Ini dilakukan untuk dapat menentukan susunan, pangkat, dan jabatan ASN yang diperlukan oleh satuan organisasi atau unit kerja agar mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Hilaria Yusnani saat membuka Workshop Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Hotel Mahkota Sukadana, Kamis (26/11/2020).

Bacaan Lainnya

Saat ini, kata Hilaria, profesionalisme ASN belum sepenuhnya dapat terwujud. Alasannya, ada ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki ASN dengan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan. Akhirnya, banyak ASN yang tidak dapat diberdayakan secara optimal.

“Hal ini bisa dilihat pada unit kerja dengan jumlah pegawai yang berlebih, tanpa pekerjaan yang jelas. Sementara di unit kerja lain pegawai dituntut bekerja ekstra karena jumlah pegawai yang kurang,” katanya.

Mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan.

“Salah satu komponen yang mendesak untuk ditata saat ini adalah perencanaan pegawai, terutama perencanaan untuk formasi pegawai. Jadi penetapan formasi PNS akan memperoleh jumlah dan mutu pegawai yang memadai sesuai beban kerja dan tanggung jawab masing-masing satuan organisasi,” lanjut Hilaria.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *