Cegah Covid-19, Satgas Pamtas Terapkan Protokol Kesehatan untuk PMI

Pemeriksaan kesehatan PMI. (Ist)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, memperketat pengawasan protokol kesehatan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Terutama bagi PMI yang akan kembali ke kampung halamannya melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Jagoi, Bengkayang. Hal Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pengawasan ini bekerja sama dengan Imigrasi Jagoi Babang, Babinsa, Koramil 1202/Jgb, Bea Cukai dan Karantina Kesehatan Jagoi Babang di Pos Kout.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Sanggau mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah bahwa setiap orang yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti prosedur karantina kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia.

“Sejak dari kedatangan PMI tersebut kita sudah terapkan protokol kesehatan, mulai dari pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan penyemprotan disinfektan kepada orang berikut barang bawaan,” katanya, kemarin.

Dansatgas menambahkan, selanjutnya para PMI dieperiksa kesehatan oleh Karantina Kesehatan Wilker Jagoi Babang kemudian para PMI di rapid test. Jika hasil rapid test dinyatakan non reaktif, maka diperbolehkan masuk ke Indonesia.

“Kita juga mengimbau untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing – masing selama 14 hari, menerapkan phyisical distancing, memakai masker dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkap Letkol Inf Alim Mustofa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *