Berinovasi di Tengah Pandemi, Dua Guru di Landak Dianugeri Penghargaan

Para guru penerima penghargaan. (Ist)

LANDAK, insidepontianak.com Dua guru asal Kabupaten Landak menerima Anugerah Guru Berdedikasi tahun 2020. Anugerah Guru Berdedikasi tersebut merupakan hasil dari inovasi mereka dalam kegiatan belajar mengajar selama pandemi Covid-19.

Kedua guru tersebut adalah Sokani dari SDN 30 Parek, Kecamatan Air Besar. Kemudian Kristinus Erwin guru SMPN 3 Mempawah Hulu, Kecamatan Mempawah Hulu. Mereka berinovasi dengan menerapkan sisten luring (luar jaringan).

Bacaan Lainnya

“Sistem Luring yang kita laksanakan yakni dua cara antara lain siswa mengambil tugas di sekolah pada hari Senin, kemudian selanjutnya hari Rabu dan Kamis kita para guru melakukan kunjungan ke rumah siswa,” ujar Sokani, kemarin.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan para murid dalam belajar atau dengan maksud apakah para siswa dapat belajar dengan baik meski tanpa tatap muka dengan guru.

“Selain itu kita juga ingin menggali masalah-masalah yang dimiliki orangtua selama anak-anaknya belajar dari rumah di masa pandemi,” jelas Sokani.

Penerapan Luring ini juga melaksanakan protokol kesehatan ketat. Sokani datang ke rumah siswa dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan siswa.

Begitu pula sebaliknya, para murid juga menerapkan protokol kesehatan 3M saat datang ke sekolah dan diperiksa suhu tubuh. Ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Penghargaan ini merupakan perhatian bagi tenaga guru terlebih para guru di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan semua pihak yang telah mendukung kami. Kita berharap di masa yang akan datang pendidikan di Landak semakin maju dengan berbagai inovasi yang ditemukan,” kata Kristinus Erwin.

Kerja keras dan inovasi para tenaga pendidik agar siswa tetap mendapatkan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 ini, sangat diapresiasi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Pada kesempatan berbahagia ini saya menyampaikan terima kasih, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada semua guru di pelosok Tanah Air,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi menyadari Pandemi Covid-19 membuat tantangan-tantangan baru di banyak sektor, termasuk pendidikan. Dengan berbagai keterbatasan belajar daring, khususnya di daerah yang sulit akses internet, guru-guru dinilai masih bisa berinovasi dengan cara-cara mengajar lain.

“Berbagai keterbatasan di era pandemi ini, Bapak dan Ibu guru tetap berkarya dan terus berinovasi melangsungkan kegiatan belajar mengajar, baik secara online maupun harus menemui siswa di rumah mereka,” tandasnya.

Penganugerahan ini dilaksanakan secara virtual. Kedua guru tersebut hadir didampingi Bupati Landak, Sekda Landak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pengurus PGRI Kalimantan Barat, Pengurus PGRI Kabupaten Landak serta undangan yang dilaksanakan pada Aula Kantor Bupati Landak, Sabtu (28/11/20).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *