Edi Kamtono: Jangan Diskriminasi ODHA

KAMPANYE - Kampanye Hari AIDS Sedunia di Bundaran Digulis Untan, Pontianak dilakukan sembari membagikan masker kepada masyarakat, Selasa (1/12/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono mengajak masyarakat tak mendiskriminasi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Dia menyebut virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) memang sangat berbahaya. Namun, bukan berarti ODHA harus ditakuti. Asal penanganan sesuai, mereka bisa hidup berdampingan dengan yang lain.

Sebab stigma negatif dan perlakuan diskriminatif dari masyarakat tentunya berdampak buruk pada psikologis ODHA.

Bacaan Lainnya

“Oleh sebab itu jangan ada lagi diskriminasi dan stigma negatif terhadap ODHA,” imbaunya dalam peringatan Hari AIDS Sedunia di Bundaran Digulis Pontianak, Selasa (1/12/2020).

Hingga tahun 2020, berdasarkan data, tercatat 107 warga Kota Pontianak yang terpapar virus HIV. Hingga saat ini memang belum ditemukan obat untuk menyembuhkan virus HIV.

“Sehingga masyarakat harus terus-menerus menjaga kesehatannya dan jangan sampai tertular virus tersebut,” katanya.

Dia tak ingin masyarakat lalai dengan kesehatan dirinya masing-masing. Berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penularan virus HIV.

“Misalnya tidak bergonta-ganti pasangan dan tidak melakukan seks bebas,” sebut Edi.

Edi menilai, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak dan stakeholder.

“Dengan sinergitas semua pihak, maka penanggulangan HIV/AIDS bisa optimal,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *