Okto Tolak Penggabungan KOI dan KONI

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari menolak tegas wacana penggabungan antara KOI dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal tersebut disampaikan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI, membahas tentang peran, tugas dan fungsi KOI, Selasa (1/12/2020).

Dalam kesempatan itu menurutnya banyak inisiatif yang ingin menyatukan antara KOI dengan KONI. Alasannya karena dianggap terlalu banyak institusi yang mengurus olahraga.

Bacaan Lainnya

“Saya sebagai Ketua KIO langsung menegaskan bahwa tidak mungkin KONI dan KOI disatukan,” terang Okto.

Alasannya karena memang secara tugas, pokok dan fungsi (tupoksi), KOI bersifat independen otonom yang merupakan representasi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang ada di setiap negara.

“Ini yang mungkin pemahamannya lagi kita samakan, pasti orang banyak berpikir bahwa ini anggarannya tidak efisien, padahal KOI tidak punya peran dalam pembinaan, sehingga kita tidak ada hubungannya dengan pengguna anggaran pembinaan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *