755 Penyandang Disabilitas Bekerja di Alfamart

CERIA - Karyawan Alfamart yang merupakan penyandang disabilitas tersenyum ceria di salah satu gerai mereka, kemarin.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Hingga November 2020, sedikitnya 755 orang penyandang disabilitas bergabung sebagai karyawan di Alfamart dan anak perusahaannya. Sebagai gerai komunitas, Alfamart memang berusaha memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar.

Mereka memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bergabung bersama Alfamart dalam melayani Indonesia.

Bacaan Lainnya

Misalnya saja Saldi. Dia karyawan penyandang disabilitas asal Makassar. Bergabung di Alfamart pertama kali sebagai crew. Setelah dua tahun bekerja dan berhasil menyelesaikan penilaian kerja, kini dia telah menjadi Asisten Kepala Toko.

“Yang saya lakukan adalah bekerja dengan giat meski ada keterbatasan, jangan sampai lemah karena keadaan,” kata Saldi.

Dia bercerita, lingkungan pekerjaan mendukungnya tanpa memandang rendah. Sejalan dengan program Alfability dari Alfamart.

“Melalui program Alfability, Alfamart percaya bahwa setiap orang punya kemampuan (ability) termasuk kepada penyandang disabilitas. Mengajak untuk fokus pada kemampuan yang dimiliki dan tumbuh bersama, dan bukan fokus pada hambatannya,” terang Presiden Direktur Alfamart, Anggara Hans Prawira pada kegiatan Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 yang diperingati bersama setiap 3 Desember.

Anggara menambahkan bahwa Alfamart ingin menjadi perusahaan inklusi, yakni perusahaan yang mengakomodir dan menghargai keberagaman karyawannya, untuk memungkinkan kontribusi mereka secara penuh dan tanpa diskriminasi.

“Setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan, mari kita berfokus kepada kemampuan atau ability yang dimiliki,” terangnya.

Hal ini termasuk dalam kesempatan berkarir, semua karyawan, baik disabilitas ataupun non disabilitas memiliki kesempatan karir yang sama.

“Yang kita lihat adalah kinerja, selama punya kinerja baik, menyelesaikan tugas tanggung jawab dengan baik dan nilai-nilai perilaku yang sesuai tentunya kesempatan terbuka luas,” tambah Hans Prawira.

Bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, Hans Prawira berharap semua karyawan penyandang disabilitas lebih semangat dalam berkontribusi nyata dan postitif terhadap kemajuan perusahaan dan Indonesia pada umumnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *