Melestarikan Kearifan Lokal dengan Pelatihan Tenun Ikat Corak Insang

TUNJUKKAN - Seorang penenun corak insang menunjukkan cara menenun dalam pembinaan dan pelatihan Tenun Ikat Motif Corak Insang di Aula UMKM Center, Kamis (10/12/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dalam rangka menyambut Hari Ibu tanggal 22 Desember, Dekranasda Kota Pontianak bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak mengadakan pembinaan dan pelatihan Tenun Ikat Motif Corak Insang di Aula UMKM Center, Kamis (10/12/2020).

Pelatihan praktik menenun tingkat dasar itu dilaksanakan selama dua hari dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Peserta yang hadir diwajibkan melakukan rapid test di lokasi kegiatan, menggunakan masker selama kegiatan dan praktik tenun dibagi menjadi dua kelompok dengan lokasi yang berbeda.

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie mengatakan pelatihan ini terkait dengan minimnya penenun motif tenun corak insang yang ada di Kota Pontianak.

“Kami ingin melakukan regenerasi penenun motif corak insang, karena saat ini tidak banyak lagi di Kota Pontianak,” ujar Yanieta.

Menurutnya, produk tenun diminati konsumen namun karena terbatasnya penenun, sehingga kewalahan apabila ada yang ingin memesan dalam jumlah banyak.

Dukungan yang diberikan pun tidak sebatas pelatihan, Dekranasda Kota Pontianak bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak telah mempersiapkan mesin tenun di enam kecamatan Se-Kota Pontianak pada tahun 2021.

“Kita siapkan agar ketika mesin tenun datang sudah langsung di praktikkan,” kata Ketua Dekranasda.

Dia berharap, peserta bisa belajar bagaimana menenun dengan mengedepankan kearifan lokal masyarakat Pontianak.

“Dekranasda telah melaksanakan lomba desain motif tenun corak insang, ada motif-motif baru, ibu-ibu bisa belajar dan berbagi ilmunya dengan yang lain terutama di komunitasnya,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *