Gubernur, Wagub dan Sekda Kalbar Tak Bisa Divaksin

Vaksin Covid-19
Ilustrasi, vaksinasi Corona.(BBC)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan, telah mendaftarkan diri menjadi orang pertama di Kalbar untuk disuntik vaksin. Namun, keinginan itu tidak bisa dilakukan, karena dirinya pernah terjangkit Covid-19.

“Saya sudah daftarkan diri, namun tidak bisa karena pernah terjangkit. Pak Wagub juga sudah, pak Sekda sudah, tinggal pak Harisson (Kadiskes Kalbar),” ungkapnya, kemarin.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, dia menerangkan, sejumlah tokoh Kalbar siap melakukan vaksinasi Covid-19 ini. Saat ini tinggal menunggu persetujuan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Pak Kapolda, Wakapolda dan beberapa tokoh masyarakat lainya siap dilakukan vaksinasi,” kata Sutarmidji.

Jika merujuk dengan undang-undang wabah, vaksin merupakan barang wajib bagi mereka yang memenuhi syarat. Namun, tak semua orang bisa divaksin. Mereka pun harus memenuhi persyaratan lebih dulu.

Midji menyebutkan, orang yang divaksinasi akan membentuk antibodi sehingga terhindar dari Covid-19. “Tadi pak Ridwan Kamil bilang setelah hari ke 28 dia akan membentuk antibodi,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. SEBAIKNYA PEMERINTAH DALAM HAL INI (DPRD& GUBERNUR)MENGADAKAN PERS RILIS SOAL VAKSIN COVID19 INI KARENA SAYA BANYAK MENDENGAR KHUSUSNYA MASYARAKAT KALBAR BANYAK YG MENOLAK UTK DI VAKSIN KARENA TAKUT BAHWA VAKSIN COVID19 INI ADALAH BELUM MENDAPAT SERTIFIKAT UJI CLEANIS (WHO) TAHAP.3…MOHON FIDENGARKAN….