Bendera Setengah Tiang di TNGP, Empati untuk Pegawai Korban Sriwijaya Air

Korban Sriwijaya
KORBAN SRIWIJAYA - Rizky (dilingkar merah) salah satu korban pesawat Sriwijaya. BTNGP mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati Rizky. (Ist)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Kantor Balai Taman Nasional Gunung Palung (BTNGP) Seksi Pengelolaan Taman Nasional  Wilayah I Sukadana, mengibarkan bendera setengah tiang. Ini sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu pegawainya, Rizki  Wahyudi yang ikut dalam penerbangan  Sriwijaya Air 182 yang jatuh pada Sabtu, (9/1/2021).

“Ini sebagai wujud turut berduka cita kami terhadap staf Balai Taman Nasional Gunung Palung yang turut serta dalam penerbangan pesawat Sriwijaya yang jatuh beberapa lalu,” ungkap Kasi Pengelola Taman Nasional Wilayah 1 Sukadana, Ranto Sihotang, Senin, (11/1/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perintah pengibaran bendera merah putih setengah tiang tersebut langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutahan. Terhadap seluruh kantor di bawahnya  di seluruh Indonesia sebagai wujud berduka yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu pegawai terbaik mereka

“Jabatan Rizki Wahyudi di BTNGP sebagai Pengendali Ekonomi Hutan, selain itu beliau juga  bertugas  hubungan kemitraan terhadap stakeholder terkait, dan juga sebagai pengurus stasiun riset cabang panti,” jelasnya.

Rizki ini dikenal baik, cerdas, komunikatif dan bertanggungjawab terhadap tugas yang dibebankan kepadanya. Serta menjadi salah satu pegawai andalan di kantor BTNGP. “Kalau dalam pertemanan beliau dikenal humble, mau berteman dengan siapa saja tidak mengenal status maupun jabatan serta pekerja keras,” tuturnya.

Rizki Wahyudi berangkat bersama istri dan anaknya yang belum genap berusia setahun. Selain istri dan anaknya, Rizki juga memboyong ibu kandungnya, dan seorang keponakan perempuan. Rencananya, Rizki akan membawa keluarganya menentap di Ketapang. Namun, Tuhan berkehendak lain, penerbangan tersebut menjadi penerbangan terakhir Rizki Wahyudi bersama orang yang dikasihi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *