Kerusakan Ruas Jalan Sukadana-Siduk Makin Parah

Truk Terguling
TERGULING - Dua unit Mobil Truk bermuatan, terguling di jalan Siduk-Sukadana, akibat kondisi jalan yang rusak parah, Jumat (8/1/2021). (Fuzi/Insidepontianak.com).

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Ruas jalan Sukadana-Siduk semakin rusak. Kerusakan diperparah saat musim hujan terjadi, seperti sekarang. Lubang-lubang menganga lebar.

Tanah kuning yang ditimbun untuk menambal jalan, kini jadi kubangan. Akibatnya, tak sedikit kendaraan bermuatan besar yang melintas, amblas.

Bacaan Lainnya

Bahkan, dua hari berturut-turut, Kamis dan Jumat pekan lalu, empat unit truk bermuatan, terguling akibat terperosok di lubang yang menganga, di wilayah Desa Simpang Tiga Siduk-Sukadana.

“Sekarang, kondisi jalan ini makin parah. Kalau truk bawa barang banyak, lewat di jalan itu, tetap oleng. Kalau tak hati-hati, terguling,” ucap Roni, sopir taxi jurusan Ketapang- Kayong Utara, yang sehari-hari melintasi jalan tersebut.

Jalan Sukadana-Siduk, merupakan jalan satu-satunya penghubung Kayong Utara-Ketapang. Sehingga, meskipun di sepanjang jalan itu rusak parah, dan selalu dikeluhkan, tetap saja dilalui masyarakat. Sebab tak ada jalan alternatif lain.

“Mobil saya sudah macam-macam rusaknya. Akibat menghantam jalan yang berlubang menganga di mana-mana. Tapi, mau gimana lagi. Tak ada pilihan lain. Jadi biarpun jalan rusak tetap saja dilalui,” kesal Roni.

Dia berharap, pemerintah mendengarkan keluhan warga terkait jalan rusak itu. Jangan masyarakat dibiarkan susah. Mestinya pemerintah bergerak cepat, memperbaiki jalan Sukadana-Siduk yang sudah rusak parah, sejak bebrapa tahun belakangan ini.

“Kita berharap, jalan ini segeralah dibangun. Apalagi, jalan ini menjadi akses satu- satunya penghubung Ketapang-Kayong. Kalau dilihat sekarang, dalam satu minggu tidak diperbaiki, jalan bisa putus,” katanya.

Berdasarkan pantauan insidepontianak.com, kerusakan jalan Sukadana-Siduk paling parah terjadi dari Desa Simpang Tiga Siduk sampai ke Desa Pampapang Harapan. Jalan yang rusak parah itu, panjangnya bekisar 14 Kilometer.

Kerusakan jalan tersebut, berdampak langsung terhadap geliat kunjungan wisata di Kayong Utara.  Sebab, orang jadi malas datang ke tempat-tempat wisata yang ada, gara-gara jalan rusak.

“Saya dulu kalau pas liburan, sering ke Sukadana, pantai Pulau Datok. Tapi sejak jalan hancur ni,  saya tak pernah lagi liburan ke Kayong. Bawak mobil kecil tak bisa lewat. Karena mentok kena lubang,” Andi warga Ketapang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *