Kecelakaan Tunggal di Jalan Raya Sengkubang, Minibus Terguling

Mini Bus Terguling di Sengkubang
PERIKSA - Anggota Satlantas Polres Mempawah memeriksa kondisi mobil mini bus hitam, bernomor polisi KB 1448 QG, yang terguling di pinggur jalan raya Dusun Bugis, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, usai menabrak pohon, Rabu (12/1/2021). (Ya’ Muh Nurul Anshori/Insidepontianak.com).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Sengkubang, terpatnya di Dusun Bugis, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (12/1/2021). Kali ini, sebuah mobil minibus hitam, bernomor polisi KB 1448 QG, berpenumpang tiga orang, terguling di pinggir jalan usai menabrak pohon.

Kecelakaan tunggal itu terjadi diduga, akibat si supir mengantuk saat menyetir. Sehingga kehilangan kendali, lalu mendadak menabrak pohon. Beruntung, peristiwa nahas itu tak memakan korban jiwa. Hanya menyisahkan kerusakan cukup parah pada mobil mini bus.

Bacaan Lainnya

“Kaca-kaca nyapecah. Beberapa bagian body mobil terlepas. Bahkan ada yang melambung dan tersangkut di dahan pohon,” kata Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Dwi Dio Priyantoro kepada Inside Pontianak, Rabu (13/1/2021).

AKP Dwi Dio Priyantoro mengungkapkan, mobil minibus itu semula melaju dari arah Mempawah hendak menuju Singkawang. Namun saat sampai di Dusun Bugis, Desa Sengkubang, mendadak mobil tersebut kehilangan kendali. Lalu menabrak pohon dan terguling.

“Korban jiwa negatif. Kita belum tahu pasti apa penyebabnya. Tapi, dugaan sementara sopirnya mengantuk, lalu hilang kendali. Untuk sementara kita sudah melaksanakan identifikasi dan evakuasi terhadap mobil yang terguling tersebut,” katanya.

AKP Dwi Dio Priyantoro mengatakan, kecelakaan di Jalan Raya Sengkubang bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, seorang pengemudi mobil juga mengalami kecelakaan tunggal. Namun tidak sampai terguling.

“Dulu ada juga tapi bukan terguling. Tapi dia menabrak besi pembatas jembatan. Jadi karena di Sengkubang itu kerap terjadi kecelakaan, kita harap pengguna jalan selalu hati-hatilah. Jangan pacu kendaraan terlalu cepat,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *