Ribka Tjiptaning, Dewan dari Partai Pengusung Jokowi Tolak Vaksinasi

Ribka Tjiptaning
Anggota DPR Komisi IX dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ribka Tjiptaning. (Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

JAKARTA, insidepontianak.com – Pernyataan kontroversial dilontarkan Ribka Tjiptaning, anggota DPR Komisi IX dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Dia tegas menolak untuk divaksin Covid-19. Dewan dari partai pengusung Jokowi ini mengaku memilih membayar denda ketimbang disuntik vaksin.

Bacaan Lainnya

Dia menyampaikan hal tersebut di hadapan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPOM Penny Lukito, dan Direktur PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir, saat rapat kerja Komisi IX, Selasa (12/1/2020).

Ribka masih meragukan vaksin Covid-19. Berkaca dari pengalaman pemberian sejumlah vaksin lain, yang justru membuat orang lumpuh hingga meninggal dunia.

Misalnya, vaksin antipolio membuat sejumlah orang lumpuh di Sukabumi dan vaksin kaki gajah di Majalaya menyebabkan 12 orang meninggal dunia.

“Saya yang pertama bilang saya yang pertama menolak vaksin. Kalau dipaksa pelanggaran HAM tidak boleh memaksa begitu,” kata dia, dilansir Antaranews.com.

Ribka juga mempertanyakan rencana vaksinasi gratis oleh pemerintah yang dinilainya tidak jelas. Sebab, dari keempat vaksin semuanya ada harganya. “Harganya kan macam-macam. Buat orang miskin pasti dikasih yang paling murah,” katanya dalam rapat itu.

Sementara itu, dilansir dari detik.com, PDI Perjuangan  menanggapi pernyataan Ribka. Ketua DPP PDIP Sri Rahayu menegaskan partainya mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

Sri enggan berkomentar lebih jauh mengenai pernyataan Ribka. Menurut Sri, terkait sanksi dari partai merupakan wewenang Megawati Soekarnoputri.

“Saya belum tahu secara utuhnya seperti apa. Kalau sanksi kan bukan urusan saya. Tanya Bu Ketum,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *