Nakes Tolak Vaksinasi, Harrison Ancam Tak Beri Izin Praktik dan Kerja

Vaksin Covid-19
Ilustrasi, vaksinasi Corona.(BBC)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson memastikan tak akan mengeluarkan izin praktIk dan kerja kepada petugas kesehatan yang memenuhi syarat, namun menolak vaksinasi.

“Kalau petugas kesehatan tidak mau divaksin maka kami tidak akan memberikan surat izin praktik maupun izin kerjanya,” tegas Harisson usai melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (14/1/2021).

Bacaan Lainnya

Harisson menilai, petugas yang menolak divaksin tidak memahami ilmu kesehatan. Sebab vaksin penting memutus mata rantai Covid-19.

Sesuai jadwal, tahap pertama, vaksinasi memprioritaskan tenaga kesehatan (Nakes). Vaksinisasi  mulai dilakukan hari ini, di tiga wilayah yakni, Kota Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah.

Harisson berharap, tak ada keraguan nakes dan masyarakat soal keamanan dan kehalalan vaksin Sinovac. Apalagi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan, begitu pun Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah mengeluarkan sertifikasi halal dan suci untuk vaksin Sinovac.

“Jadi tidak boleh ada lagi keraguan di masyarakat. Mari bersama-sama keluar dari era pandemi,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *