PLN Amankan Pasokan Listrik Hadapi Banjir Landak dan Bengkayang

Petugas PLN
DIMATIKAN - Seorang petugas PLN memutuskan jaringan listrik di sebuah rumah warga yang terdampak banjir di Kalbar. (Foto/PLN Kalbar)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Petugas PLN mengamankan pasokan listrik di Kabupaten Landak dan Bengkayang, sejak Kamis (14/1/2021). Caranya, dengan memadamkan listrik di sebagian daerah yang alami banjir tersebut.

Banjir terjadi akibat cuaca ekstrim dan curah hujan tinggi, sejak Senin (11/1/2021).

Bacaan Lainnya

“Kami terpaksa melakukan pengamanan dengan pemadaman secara bertahap, sejak Kamis lalu,” kata Ari Dartomo, General Manager PLN Kalbar kepada Insidepontianak.com, Sabtu (16/1/2021).

Menurutnya, beberapa kawasan yang terdampak banjir di Kabupaten Landak, hingga saat ini telah dilakukan pemadaman secara bertahap pada lima penyulang, 36 unit trafo distribusi, serta 63 kms jaringan tegangan menengah. Sementara ada 6.257 pelanggan yang saat ini terpaksa tidak dapat menikmati listrik.

Untuk Kabupaten Bengkayang, pemadaman secara bertahap juga dilakukan pada tiga penyulang, 15 unit gardu distribusi, serta 39 kms jaringan tegangan menengah yang terpaksa dihentikan aliran listriknya. Ada 1.162 pelanggan tak bisa menikmati listrik.

Senior Manajer Distribusi PLN Kalbar, Huslan Husain, hingga hari ini pihaknya terus berusaha melakukan penormalan pasokan listrik, di beberapa kawasan yang kondisi airnya mulai surut. Khusus di Kabupaten Bengkayang.

“Saat ini telah mulai dioperasikan 27% gardu distribusi, 40% jaringan tegangan menengah. 31% pelanggan yang beberapa hari lalu padam, kini sudah dapat menikmati listrik kembali,” katanya.

Ia menjelaskan, penormalan pasokan listrik dilakukan secara bertahap, sambil melihat kondisi banjir, serta memastikan instalasi listrik, benar-benar aman untuk dapat dialiri listrik kembali.

“Kami turut prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Karenanya, ia mengimbau agar masyarakat dapat berhati-hati terhadap bahaya banjir, terutama yang menyangkut listrik. Pastikan seluruh instalasi listrik di rumah sudah benar-benar kering dan aman, untuk dapat dialiri listrik.

“Jika melihat atau menemukan potensi terjadinya gangguan listrik, segera menghubungi petugas di kantor layanan PLN terdekat,” pungkas Huslan Husain.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPD Kabupaten Landak, terkait upaya pengamanan dan pemulihan aliran listrik paska banjir.

Ia menegaskan, proses evakuasi serta pemulihan aliran listrik, BNPD Kabupaten Landak telah mengoperasikan 2 unit perahu karet. Agar, proses pemulihan dapat berjalan dengan lancer.

“Sebab, ada beberapa lokasi yang kondisi banjirnya cukup parah, dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor,” kata Huslan Husain.(ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *