DPRD Kubu Raya Minta Sutarmidji Pastikan Perbaikan Jalan Rasau Jaya

Musrenbang Kecamatan Rasau Jaya
MUSRENBANG - Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suharso (kiri) ketika menghadiri Musrenbang Kecamatan Rasau Jaya di gedung serbaguna kantor Camat Rasau Jaya, Kamis (4/2/2021).

KUBU RAYA, insidonesia.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Suharso meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khsusnya Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memberikan kepastian perbaikan Jalan Rasau Jaya di tahun 2021, mengingat jalan yang berstatuskan Jalan Provinsi Kalbar ini mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Kita tidak minta untuk dianakemaskan atau menjadi super skala prioritas. Namun perlu diingat, Jalan Rasau Jaya ini tidak hanya menghubungkan antar Kecamatan di Kabupaten Kubu Raya saja, melainkan menghubungkan antar beberapa Kabupaten di Kalbar,” kata Suharso usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Rasau Jaya di gedung serbaguna kantor Camat Rasau Jaya, Kamis (4/2/2021).

Bacaan Lainnya

Suharso menilai Jalan Rasau merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi masyarakat di beberapa daerah di Kalbar, karena jalan menghubungkan menghubungkan beberapa daerah, diantaranya Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, sehingga memang harus mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalbar.

Ia menuturkan akibat kerusakan Jalan Rasau yang cukup parah ini, DPRD Kubu Raya seringkali dikritik oleh berbagai elemen masyarakat, karena ketidakpahaman masyarakat terkait status dan kewenangan untuk jalan ini.

“Bahkan pernah ada yang mengkritik. Lebih penting pembangunan pagar Kantor Gubernur daripada jalan milik bersama ini (Jalan Rasau Jaya). Semua pihak baik Gubernur maupun DPRD Provinsi Kalbar harus bersama-sama membuka diri dan mencari solusi bagaimana Jalan Rasau Jaya ini bisa cepat diperbaiki, sehingga dapat memperlancar pertumbuhan ekonomi masyarakat di beberapa daerah,” katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar telah menganggarkan perbaikkan jalan Rasau Jaya sebesar Rp11,5 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar tahun 2021, sehingga ia meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khususnya Gubernur Kalbar dapat memberikan kepastian perbaikan Jalan Rasau Jaya menjadi skala prioritas.

“Paling tidak tahun ini, perbaikannya harus terselesaikan,” kata dia. (jek)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *