Pol PP Tunda Bongkar Kios di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Pedagang Mengaku Diancam Preman

Kios Jalan Gusti Ngurah Rai
MEMBONGKAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak berencana membongkar kios-kios pedagang di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai, karena berada di fasilitas umum, Kamis (4/2/2021) lalu. (Dok. Inside Pontianak)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota Pontianak melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak berencana membongkar kios-kios pedagang di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai, karena berada di fasilitas umum, Kamis (4/2/2021) lalu.

Namun, rencana pembongkaran itu tertunda, karena dinilai sepihak. Pasca rencana pembongkaran itu, para pedagang mengaku mendapatkan ancaman dari preman setempat, kios mereka tetap akan dibongkar.

Bacaan Lainnya

“Pada malam bahkan sampai pukul 3.00 WIB, kios kami digedor dan ingin dibongkar,” kata perwakilan Aliansi Pedagang I Gusti Ngurah Rai (APIG) Yuanda saat beraudiensi dengan DPRD Pontianak, Selasa (16/2/2021).

Karena merasa terancam, lantas para pedagang menanyakan alasan kios mereka dibongkar, sebab persoalan ini masih tahap audiensi dengan DPRD dan Pemkot Pontianak.

“Kami menanyakan surat perintah pembongkaran kepada preman tersebut, tapi mereka tidak mampu menunjukkannya,” katanya.

Ia menjelaskan, pada audiensi sebelumnya, antara APIG dengan Wakil Walikota Pontianak Bahasan, pada 12 Januari 2021, terkait persoalan ini. Bahasan berjanji, Pemkot Pontianak tidak akan membongkar kios mereka, jika belum ada tempat yang lebih layak sebagai penggantinya

Kepala Seksi UPT Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Suhardi mengatakan, dalam menjalankan tugas pihaknya tidak menggunakan unsur kekerasan dan pemaksaan, terlebih meminta preman untuk mengancam atau membongkar kios di wilayah ini. (Iriansyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *