Wabup Sanggau Harap FKUB Jadi Lembaga yang Menguatkan Kehidupan Keberagaman

  • Bagikan
SOSIALISASI - Sosialisasi kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Selasa (16/2/2021). (Diskominfo)

SANGGAU, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot berharap Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau menjadi lembaga yang menguatkan kehidupan keberagaman di Kabupaten Sanggau.

Harapan ini disampaikan Yohanes ontot saat membuka sosialisasi kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Selasa (16/2/2021).

Yohanes Ontot mengatakan, sosialisasi di internal FKUB Kabupaten Sanggau dalam rangka kesiapan pertama, sosialisasi terkait program-program yang ada di FKUB di 15 kecamatan. Selain itu, FKUB juga akan membahas persiapan untuk launching desa sadar kerukunan.

“Kita berharap peran FKUB kedepan ini menjadi peran yang sentral dalam rangka menyadarkan di lintas agama, umat. Kita berharap kesadaran kita masing-masing untuk memahami keberagaman baik itu keberagaman agama, suku, adat istiadat yang ada di Kabupaten Sanggau ini bisa kita bungkus dalam sebuah kebersamaan dalam keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini secara khusus di Kabupaten Sanggau,” ujar Wabup Sanggau Yohanes Ontot.

Yohanes Ontot juga meminta masyarakat dapat memahami keberadaan satu dengan yang lain dengan perbedaan dan keberagaman.

“Bukan berarti membuat kita justru menimbulkan masalah atau konflik, akan tetapi dengan keberagaman agama, suku, adat dan istiadat ini menjadi sebuah kekuatan,” kata dia.

Ia mengatakan, masyarakat harus selalu memelihara keberagaman yang ada, suku dan agama apapun tidak menjadi suatu perbedaan itu menjadi rusak.

“Saya yakin dan percaya di Kabupaten Sanggau ini sudah tidak ada masalah, cuma kita juga tidak bisa tinggal diam karena biasanya para provokator masuk dari luar. Inilah antisipasi dari FKUB suatu lembaga yang diharapkan menjadi suatu lembaga yang sentral untuk menguatkankehidupan keberagaman di Kabupaten Sanggau dan bahkan di Indonesia,” tuturnya. (Diskominfo)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: