Curi di Toko Mantan Majikan, Dua Warga Sukamara Diringkus Polisi

Tindak Pidana Pencurian
Polisi menyita barang bukti Tindak Pidana Pencurian di toko di Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya dua orang pelaku Tindak Pidana Pencurian di toko di Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang berhasil diringkus pihak kepolisian.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kapolsek Marau IPTU Angga P.A. Nainggolan mengatakan, kedua pelaku berinisial AJ (28) dan H (25). Keduanya merupakan warga Desa Padang, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Marau marau menjelaskam, kedua pelaku diduga telah melakukan pencurian barang berharga berupa emas, sejumlah uang dan handphone di salah satu toko di pasar Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 05.00 Wib.

“Pada Selasa (16/2) sekitar pukul 05.00 Wib Di toko milik korban di pasar Air Upas Desa Air Upas Kecamatan Air Upas, pada saat istri terbangun mendapati gelang emas seberat 20 gram, uang Rp58 juta, dan satu unit HP telah hilang di meja kasir. Atas kejadian tersebut korban mengalami total kerugian sebesar Rp69 juta,” jelas Kapolsek Marau, Sabtu (20/2/2021).

IPTU Angga menambahkan, diketahui pelaku AJ, sebelumnya merupakan karyawan toko milik korban. Hanya tiga hari bekerja, kemudian pada Minggu (14/2/2021), AJ di berhentikan.

” Dugaan terhadap pelaku berawal dari informasi, AJ membeli satu unit sepeda motor Kawasaki KLX, di kampungnya Kabupaten Sukamara. Mendapat informasi tersebut unit Reskrim menaruh kecurigaan kepada pelaku, Kemudian korban berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Bripka Abu Mansur mencari informasi lebih dalam lagi,” tuturnya.

IPTU Angga melanjutkan, pada saat di Despot Kecamatan Kotawaringin Barat, korban tak sengaja bertemu AJ di bengkel dengan membawa satu unit sepeda motor KLX. Pada saat ditemui AJ berusaha mengelak dan kabur, kemudian melempar satu buah gelang emas milik korban ke semak-semak.

“AJ berhasil ditangkap oleh Kanit Reskrim Polsek Marau Bripka Abu Mansur dibantu Bripka Dwi Hartanto serta Brigadir Fauzan. AJ mengaku telah mencuri di toko milik korban bersama-sama dengan H. Atas dasar pengakuan tersebut petugas bersama Satreskrim Polres Sukamara melakukan penangkapan terhadap Bain di Desa Padan, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Dari pengakuan AJ, hasil curiannya dibelikan satu unit KLX dan untuk memodifikasimya, membeli pakaian dan sandal.

Sedangkan emas, sempat dibuang pelaku saat polisi berupaya menangkapnya. Pelaku H mendapat bagian sebesar Rp13 juta, dibelikan kalung dan pakaian.

Dari tersangka AJ, polisi menyita barang bukti, berupa satu gelang emas seberat 20gram, satu unit Kawasaki KLX, HP dan uang sebesar Rp3.365.000. Sementara dari tangan tersangka H, polisi menyita uang Rp7.550.000, satu perhiasan kalung emas dan pakaian.

Pasal yang dipersangkakan terhadap kedua tersangka adalah pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP. (Fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *