Pemkab Kubu Raya Dorong Petani Kuala Dua Panen Dua Kali Setahun

Panen Raya Padi
PANEN PADI - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat mengikuti panen raya padi tahun 2021 di Sungai Adong, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Minggu (21/2/2021). (Prokopim KKR)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Guna meningkatkan produktifitas pertanian di Kecamatan Sungai Raya, ke depannya Pemkab Kubu Raya akan mendorong dan berupaya agar pertanian  di Kecamatan Sungai Raya, khususnya di Desa Kuala Dua dapat panen padi dua kali dalam satu tahun. Hal ini disampaikan langsung oleh  Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat mengikuti panen raya padi tahun 2021 di Sungai Adong, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Minggu (21/2/2021).

Muda mengatakan ke depannya Pemkab Kubu Raya mendorong para petani di Sungai Adong, Desa Kuala Dua untuk dapat mengubah pola, metode, cara serta kebiasaan bercocok tanam padi, agar dalam satu tahun bisa dilakukan dua kali panen atau panen musim gaduh.

Bacaan Lainnya

“Nanti akan kita upayakan agar pertanian padi di Sungai Adong ini tidak hanya satu kali panen dalam satu tahun, tetapi dua kali panen dalam setahun,” kata Muda.

Menurut Muda, pertanian di Kecamatan Sungai Raya ini memiliki tantangan tersendiri, sebab lahan pertanian yang cukup luas yang ada di Desa Parit baru merupakan lahan milik perorangan atau milik pengusaha dan berada di kawasan perkotaan. Sehingga ke depannya lahan pertanian ini bisa tergerus dengan pembangunan karena memang kawasan pengembangan, oleh karena itu perlu pengembangan lahan pertanian di tempat-tempat lainnya agar pangan tetap berkecukupan.

“Kita harus persiapkan lahan untuk pengembangan pertanian lainnya, sehingga ketika lahan ini di kawasan perkotaan ini mulai tergerus kita masih tetap bertahan bahkan dikembangkan. Areal di kecamatan yang masih sangat luar biasa luas dan potensinya bisa kita kembangkan untuk areal pertanian untuk masa depan,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya Heri Suprianto mengapresiasi petani di Sungai Adong, Desa Kuala Dua karena meskipun di tengah pandemi para petani masih bersemangat mengembangkan lahan pertanian di daerah ini.

Ia menjelaskan, Kecamatan Sungai Raya merupakan kecamatan ketiga terbesar produktifitas pertanian setelah Kecamatan Kakap dan Kecamatan Batu Ampar. Ia meyakini Kecamatan Sungai Raya bisa menghasilkan produktifitas pertanian terbesar kedua dan menggeser Kecamatan Batu Ampar.

“Saya yakin ini bisa, karena pertanian di sini saat ini masih menggunakan pola tradisional. Kedepannya bisa kita lakukan lebih dari apa yang kita hasilkan saat ini,” kata Heri Suprianto.

Kepala Desa Kuala Dua Abbas mengatakan pola pertanian padi di Desa Kuala Dua, khususnya di Sungai Adong masih menggunakan pola tradisional sehingga panennya pun hanya dapat dilakukan setahun satu kali atau panen musim rendengan.

“Kita berharap ke depannya petani bisa panen hingga dua kali dalam satahun, untuk itu kami harap Pemerintah Kabupaten bisa mempasilitasi pertanian di sini (Sungai Adong), karena lahan pertanian di sini cukup luas, dan potensinya juga cukup besar,” kata Abbas. (jek)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *