10 Kabupaten/Kota Zona Oranye, Pontianak Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Kadiskes Kalbar Harrison
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harrison. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Zona resiko kenaikan penyebaran Covid-19 sejak tanggal 21 Februari 2021 mengalami perubahan zona. Dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, 10 kabupaten/kota termasuk zona oranye, sementara 4 kabupaten/kota lainnya tetap pada zona kuning.
“Sejak tanggal 21 Februaru lalu, Kalbar memang mengalami kenaikan zona resiko, 10 kabupaten/kota zona oranye, sementara 4 kabupaten/kota lainnya tetap berada pada zona kuning,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harrison, di Pontianak, Selasa (23/2/2021).

Harrison menerangkan 10 kabupaten kota yang mengalami perubahan zona di antaranya Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sintang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Kayong Utara. Ini zona resiko sedangnya.

Bacaan Lainnya

“Sementara 4 kabupaten yang masih dalam zona resiko rendah atau zona kuning itu, di antaranya Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Ketapang,” paparnya.

Harrison menuturkan, meskipun zona resiko penyebaran Covid mengalami kenaikan di 10 kabupaten/kota, proses pembelajaran tatap muka di beberapa daerah tetap dilaksanakan. Seperti Kota Pontianak, sejak Senin (22/2/2021) lalu, sudah memulai pembelajaran tatap muka secara bertahap di beberapa sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Sekolah tatap muka tetap dilanjutkan. Namun tetap akan kita evaluasi secara bertahap. Kami minta pihak sekolah-sekolah menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat,” tutup Harrison. (Baruna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *