Pasokan Air Bersih Masyarakat di Kayong Menipis

Bupati Kayong Utara, Citra Duani.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bupati Kayong Utara, Citra Duani menyebut, kemarau yang sudah memasuki pekan ke tiga di Kayong Utara, mulai berdampak sosial. Beberapa sumber air bersih masyarakat menipis. Sektor pertanian pun terancam gagal panen. Penyakit ISPA di tengah masyarakat juga muncul.

Karena itu, Citra mengatakan saat ini pihaknya juga fokus menangani masalah-masalah sosial yang mulai muncul seiring kemarau melanda, selain mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Bacaan Lainnya

“Untuk lahan pertanian, kita juga petakan, jangan sampai petani kita gagal panen. Dampak yang paling tersa dari kemarau ini, yaitu kekeringan air bersih. Keluhan masyarakat soal air sudah banyak,” ucap Bupati Citra, Selasa (23/2/2021).

Namun, saat ini, penetapan status krisis air bersih di Kayong Utara belum bisa ditetapkan. Karena terganjal aturan. Sehingga, dana tanggap darurat belum bisa dipakai untuk atasi masalah air bersih yang kini jadi keluhan masyarakat Kayong Utara.

“Karena harus sesuai kategori dalam aturan. Tetapi saya sarankan supaya kita bekerjasama dengan pihak swasta, agar kita bisa melakukan suplai air ke masyarakat, khususnya ke daerah-daerah yang sulit air,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *