PT EUP (Dapat) Terancam Pidana Kerusakan Lingkungan

PT EUP
Pipa HDPE milik PT EUP yang dipasang panjangnya lebih dari 1 kilometer ke tengah laut. Sampai ke Treastle Pelabuhan Internasional Kijing.

Usut Perizinan

Bacaan Lainnya

Terjadinya konflik warga dan perusahaan terjadi, karena pengawasan pemerintah dianggap tak optimal, sehingga masyarakat dirugikan. Lingkungan warga tercemar. Aktivis lingkungan Agus Sutomo, menyayangkan sikap pemerintah yang tak responsif terhadap keluhan masyarakat.

Pemerintah dianggap tak mengawasi. Sebab, adanya kewajiban monitoring dan evaluasi per tiga bulan, temuan pencemaran lingkungan, seharusnya dapat dicegah dan diketahui lebih cepat.

Dia  mendorong pemerintah daerah, bersikap tegas dan memanggil perusahaan. Pemda mesti berikan tenggat waktu terhadap PT EUP. Sesuai aturan perundang-undangan, melakukan perbaikan dan menghitung kerugian masyarakat akibat pencemaran lingkungan.

“Harus ada kompensasi yang jelas dari perusahaan dan Pemkab kepada masyarakat. Jika sampai batas waktu tertentu tak bisa dilakukan, maka statusnya dapat dinaikkan dan dilakukan penyelidikan komperehensip melibatkan kepolisian,” ujarnya menegaskan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *