Tersinggung, Buruh di Kendawangan Habisi Nyawa Rekan Kerja

ilustrasi.

KETAPANG, insidepontianak.com – YL (35) tak berpikir panjang mengayunkan sebilah parang berkali-kali ke tubuh rekannya, Suhendri (28). Suhendri pun roboh bersimbah darah. Pemuda asal Cilacap itu kemudian meregang nyawa.

Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah lahan kelapa sawit di Dusun Air Merah, Desa Bangkal Serai, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Senin (1/3/2021).

Bacaan Lainnya

Pemicunya sederhana, YL tersinggung dengan ucapan rekan kerja yang sama-sama sebagai buruh tebas tersebut.

 “Terjadi di lahan milik Sekisun. Tersangka menanyakan soal pinjaman uang dengan pemilik lahan kepada korban sebesar Rp20 juta. Korban menjawab ketus, tersangka pun tersinggung dan marah,” kata Kapolsek Kendawangan, AKP Antonius Trias Kuncorojati, Selasa (2/3/2021).

Tersangka YL yang saat itu tengah mengasah parang dan terlanjur emosi, membalas ucapan korban Suhendri dengan ayunan parang bertubi-tubi.

“Sehingga korban jatuh bersimbah darah dan meninggal di tempat dengan beberapa luka bacokan di tubuhnya,” jelas Antonius.

Petugas Polsek yang mendapatkan laporan kejadian ini, membawa korban ke Puskesmas Kendawangan. Korban pun divisum untuk melengkapi berkas dalam perkara pembunuhan tersebut.

“Sementara tersangka diamankan di Mapolsek Kendawangan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka akan dijerat Pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup Antonius. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *