Gubernur Sutarmidji Sebut Realisasi APBD 2020 Capai 97,68 persen

  • Bagikan
Gubernur Sutarmidji
PEMAPARAN: Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2020, di Balairung Sari, Selasa (23/3/2021). (Iriansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2020, ke DPRD Kalbar, Selasa (23/2/2021). Dalam laporan itu, dia menyebutkan, nilai APBD Kalbar tahun 2020 sebesar Rp5,7 triliun lebih.

“Anggaran yang direalisasikan, sebesar Rp5,665 triliun, atau 97,68 persen,” kata Gubernur Sutarmidji, saat membacakan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2020.

Sumber APBD Kalbar tahun anggaran 2020 berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,154 triliun, dana perimbangan Rp3,506 triliun, pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp4,137 milliar.

Sedangkan nilai anggaran belanja daerah tahun 2020 dipatok Rp6,326 triliun. Realisasinya sebesar Rp5,879 triliun.

Anggaran tersebut, terbagi menjadi belanja daerah langsung sebesar Rp3,459 triliun dan belanja daerah tidak langsung sebesar 2,419 triliun.

“Secara total, tidak ada defisit anggaran,” tegasnya.

Menurutnya, APBD 2020 memang banyak dialihkan untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19. Pengalihan anggaran itu dilakukan atas intruksi pemerintah pusat.

Meski demikian, sutarmidji memastikan, pertumbuhan ekonomi Kalbar lebih baik daripada pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 ini.

“Pertumbuhan ekonomi nasional kita minus 2,07 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalbar 1,82 persen,” katanya. (Iriansyah)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: