KJRI Kuching Malaysia Pulangkan Dua WNI Terbebas Hukum Mati

Pemulangan WNI dari Malaysia
DIPULANGKAN - Herna Mola dan Soha Beta (tengah) WNI di Malaysia dipulangkan KJRI Kuching, Serawak, Malaysia melalui PLBN Entikong, setelah dinyatakan bebas murni dari vonis hukuman mati, Kamis (24/3/2021). (Ist).

KUCHING, insidepontianak.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Serawak, Malaysia, pulangkan dua WNI yang terbebas dari vonis hukuman mati melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (24/3/2021).

“Dua WNI kita pulangkan, setelah vonis Mahkamah Tinggi Miri yang menghukum mereka dengan hukuman mati, lalu kita banding, terbukti tidak bersalah di Mahkamah Federal,” ungkap Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Kuching, Yonny Tri Prayitno kepada insidepontianak.com, Jumat (26/3/2021).

Bacaan Lainnya

Kedua WNI itu atas nama Herna Mola dan Soha Beta. Sebelumnya, mereka dituduh melakukan pembunuhan bayi yang baru dilahirkan pada 26 November 2013.

Atas tuduhan itu, mereka ditangkap polisi kerajaan Malaysia, dan dijebloskan ke penjara. Hasil persidangan Mahkamah Tinggi Miri pada 24 November 2016, keduanya tidak terbukti melakukan pembunuhan. Namun, mereka dinyatakan terbukti menyembunyikan kematian.

Deputy Public Prosecutor (DPP) keberatan dengan putusan itu. Mereka lalu mengajukan permohonan banding ke Mahkamah Rayuan.

Sidang prmohonan banding tersebut digelar 21 Oktober 2019. Hasilnya, Mahkamah Rayuan memutuskan Herna Mola dan Soha Beta bersalah atas kasus pembunuhan bayi, dan divonis hukuman mati dengan digantung.

Atas putusan tersebut, KJRI Kuching, Serawak, Malaysia melakukan banding kembali ke Mahkamah Federal pada 14 Februari 2021. Pengajuan banding diterima. Hasil persidangan banding itu diputuskan kedua WNI tersebut terbukti tidak bersalah. Mereka pun dibebaskan secara murni.

“Setelah semua proses administrasi selesai, kedua WNI tersebut dikembalilan ke Indonesia melalui PLBN Entikong,” ungkapnya.

Herna Mola dan Soha Beta merupakan WNI asal Sulawesi Selatan. Proses pemulangannya didampingi langsung oleh pihak KJRI Kuching Malaysia.

“Mereka sudah diserahkan oleh Fungsi Konsuler KJRI Kuching, serta UPT BP2MI Pontianak. Untuk selanjutnya akan diproses kepulangannya ke Sulawesi Selatan oleh BP2MI setelah jalani proses pencegahan Covid 19 di PLBN Entikong,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *