Pelatihan Hidroponik Rutan Sambas Ditutup, Napi Diharapkan Punya Keterampilan

Penutupan pelatihan hidroponik di Rutan Sambas. (Dok. Rutan Sambas)

SAMBAS, insidepontianak.com – Pelatihan hidroponik untuk 20 narapidana di
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sambas resmi ditutup hari ini, Jumat (26/3/2021). Lewat kegiatan itu, narapidana mendapatkan keterampilan sebagai bekal pascabebas sehingga tak kembali terjerumus ke tempat yang sama.

“Terima kasih kepada semua pihak. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi mereka sebagai bekal hidup setelah bebas,” ujar Karutan Sambas, Priyo Tri Laksono menutup kegiatan pelatihan.

Bacaan Lainnya

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya. Terutama Pemerintah Daerah Sambas dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melaui BLK dan Politeknik Sambas yang bertugas sebagai instruktur.

“Mereka telah memberikan pelatihan ketrampilan hidroponik kepada narapidana. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi mereka dan bisa dikembangkan lagi untuk bekal narapidana setelah bebas kelak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BLK, Riki mengatakan, pelatihan ini bukan hal yang terakhir. Sebab ke depan akan dibuat berkelanjutan dengan berbahai pelatihan yang lain.

“Dengan begitu kita harapkan bisa memberikan manfaat bagi narapidana di Rutan Sambas,” jelasnya.

Sementara itu, Wilis perwakilan Politeknik Sambas berharap ilmu yang diberikan benar benar bisa dikembangkan. A0gar bermanfaat, untuk diri sendiri dan bahkan bisa dikembangkan di luar setelah bebas nanti.

Ia juga berharap, kerja sama ini bisa terus berkelanjutan sehingga akan memberikan manfaat bagi warga binaan yanga di dalam Rutan.

Di akhir kegiatan, juga dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis dari Kepala BLK kepada peserta pelatihan dan pihak Rutan sebagai ucapan terima kasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *