Bupati Karolin Ajak Masyarakat Sukseskan Program Pendataan Keluarga 2021

Bupati Karolin
IKUTI - Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa bersama suami ikuti progam pendataan keluarga 2021, Kamis (1/4/2021). (Prokopim Pemkab Landak).

LANDAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (DSP3AKB) launching program pendataan keluarga tahun 2021, Kamis (01/04/21).

Bupati Karolin mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menyukseskan program tersebut, dengan cara memberikan informasi yang benar dan akurat.

Bacaan Lainnya

Agar, data yang diperoleh nantinya benar-benar sesuai. Sehingga bisa dijadikan acuan untuk menyusun program pembangunan keluarga, kependukan dan keluarga berncana. Sehingga target program ke depan bisa dilaksanakan tepat sasaran.

“Berikan jawaban yang jujur dan benar, agar pemerintah dapat memiliki data yang sebenarnya tentang masyarakat indonesia. Karena data itu nantinya akan digunakan untuk membuat perencanaan pembangunan yang lebih baik,” pesan Karolin.

Selain itu, dia mengimbau petugas yang turun ke lapangan, melakukan pendataan secara langsung ke masyarakat, agar selalu menjaga protokol kesehatan (prokes). Sebab pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Kepada para petugas yang melakukan pendataan harus disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga kita semua aman dan terjaga, tidak tertular dan menularkan Covid-19,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala DSP3AKB Kabupaten Landak, Paolip menjelaskan, pendataan keluarga bertujuan untuk mengumpulkan data primer tentang data kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Pendataan keluarga atau biasa disebut PK, merupakan agenda lima tahunan yang dilaksanakan oleh BKKBN. Pendataan keluarga harusnya dilakukan pada tahun 2020. Namun terpaksa molor di 2021 karena situasi pandemi Covid -19. Kegiatan pendataan keluarga akan dimulai 1 April 2021 sampai 31 Mei 2021.

“Pendataan keluarga ini, dilaksanakan menggunakan dua metode. Yaitu CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) atau berbasis android dan PAPI (Pencil and Paper Interviewing). Dalam bentuk Formulir, melalui kunjungan keluarga dari rumah ke rumah,” jelas Paolip.

Tujuan pelaksanaan pendataan keluarga, tak lain untuk dijadikan rujukan sumber perencanaan pembangunan kependudukan dan juga data keluarga.

“Untuk mensukseskan pendataan keluarga di Kabupaten Landak, telah kami telah mempersiapkan 965 orang kader pendata yang tersebar di 13 kecamatan pada tingkat RT dan RW. Di mana, kader pendata tersebut telah dibekali orientasi tentang pendataan keluarga,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *