Panen Raya Budi Daya Lele, Dompet Umat Dorong Ekonomi Warga Pontianak Utara

Direktur Dompet Umat, Yusuf (baju hitam) dan Kadis Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Pontianak Baihaqi Bintoro (baju batik), meninjau kolam lele milik warga di gang Dharma Putra 17 A, Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu (3/4/2021). (Rezqy/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dompet Umat ikut berpartisipasi mendorong perekonomian warga di Kecamatan Pontianak Utara. Salah satunya  dengan dilaksanakannya panen raya budi daya Lele, melibatkan masyarakat di Gang Dharma Putra 17 A, Kelurahan Siantan Hilir, Sabtu (3/4/2021).

Program tersebut, dimulai tahun 2019. Awalnya dengan dua kolam berisi 2.000 bibit. Seiring berjalannya waktu, tahun 2021 bulan Februari kemarin, sudah bisa tebar sekitar 12.000 benih.

Bacaan Lainnya

“Kalau dulu penerima manfaatnya cuma dua kolam, gabungan kelompok. Sekarang satu orang minimal punya tiga kolam dengan 2.400 bibit minimal,” kata Direktur Dompet Umat, Yusuf.

Yusuf menjelaskan, awalnya program ini adalah inisiasi dari warga untuk budidaya lele. Meskipun belum ada ilmunya, DU tetap membantu memfasilitasi keinginan warga tersebut. Hingga sampai hari ini, program tersebut masih berjalan.

“Kita bermimpi suatu saat ini akan besar. Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, ini berjalan dan kita panen per April ini dari bibit yang masuk kemarin sekitar 1-1,2 ton per periode ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Pontianak, Baihaqi Bintoro mengungkapkan, terdapat sekitar tujuh rumah warga yang terlibat dalam program ini. Dengan total 14 kolam, diharapkan program ini bisa membantu menyuplai kebutuhan ikan lele di pasaran.

“Ini ada program panen raya budi daya lele “zona cahaya”, yang dipelopori oleh Dompet Umat. Rata-rata satu kolam terpal diisi dua ratusan bibit ikan lele. Dan pada saat ini, siap dan pas untuk panen. Satu kilo itu rata-rata 8-9 ekor. Ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap lele di Pontianak,” paparnya.

Bintoro mengatakan, pihaknya sangat mendukung program ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga meminta jajaran untuk mengajak masyarakat kelompok peternak ikan, mendaftar ke dinasnya agar bisa difasilitasi penunjang produksi ke depannya.

“Segera berkoordinasi dengan Pemkot Pontianak melalui Dinas Perikanan. Nantinya akan disinergikan, dari pembibitannya, keterampilannya dibantu,” katanya.

Sehingga, bukan sekadar petani panen lalu dijual begitu saja. Tapi bisa mendorong inovasi misalnya dibuat produk yang memiliki nilai jual. Misalnya ikan dendeng. (Rezqy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *