TMMD 110 Kodim 1206/PSB Berakhir, Babinsa  Hulu Pengkadan Tinjau Desa Binaannya

  • Bagikan
Babinsa Desa Hulu Pengkadan meninjau desa binaan setelah  program TMMD Regtas ke-110 Kodim 1206/PSB di Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat sudah berakhir.(Dok Kodim 1206/PSB)

PUTUSSIBAU, insidepontianak.com – Babinsa Desa Hulu Pengkadan meninjau desa binaan setelah  program TMMD Regtas ke-110 Kodim 1206/PSB di Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat sudah berakhir.

Dengan sudah selesainya program TMMD Regtas ke 110 Kodim 1206/PSB maka para anggota Satgas TMMD kembali ke kesatuannya masing-masing. Desa Hulu Pengkadan tempat dilaksanakan TMMD Regtas ke-110 Kodim 1206/PSB sekarang sudah mulai lengang, warga pun sudah kembali melaksanakan rutinitas pekerjaannya masing-masing.

Babinsa Desa Hulu Pengkadan Praka Muhammad Zulfikor saat pelaksanaan TMMD Regtas ke-110 Kodim 1206/PSB juga turut aktif, sebagai bentuk dukungan berjalannya program tersebut.

Demikian juga setelah program selesai, ia pun selalu melaksanakan Komukasi Sosial (Komsos) ke Desa Hulu Pengkadan yang sudah ditinggalkan Satgas TMMD Regtas Ke 110 Kodim 1206/PSB.

“Saya datang ke Desa binaan sambil berkomunikasi dengan warga Desa Hulu Pengkadan, dan juga menanyakan selama pelaksanaan kegiatan TMMD Regtas Ke 110 Kodim 1206/PSB terdapat permasalahan atau hutang piutang yang dilakukan oleh personel satgas TMMD Regtas ke-110,” kata Praka Zulfikor.

Ia mengatakan, Tidak ada permasalahan ataupun hutang piutang yang dilakukan anggota Satgas TMMD kepada warga selama kegiatan TMMD Regtas ke-110 di Desa Hulu Pengkadan. Sebaliknya warga Desa Hulu Pengkadan merasa sangat kehilangan setelah selesainya TMMD Regtas Ke 110

Sementara PJ Komandan Koramil 1206-09/Jongkong Pelda Didik Riyono mengatakan, babinsa harus melaksanakan pemantauan di desa binaannya sebelum dan sesudah kegiatan TMMD.

“Hal ini dimaksudkan agar mengetahui segala permasalahan yang terjadi di desa binaanya,” pungkasnya. (Erk/1206)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: