Ahli Waris Tuntut Proyek Perumahan Elite Mega Lavender Dihentikan

  • Bagikan
Perumahan Elite Mega Lavender Residience
Aksi ahli waris di depan kompleks Mega Lavender. (Ozi/Insidepontianak.com)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pihak salah satu ahli waris tanah di lokasi pembangunan perumahan Mega Lavender, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya menyegel lokasi proyek perumahan tersebut, Senin (5/4/2021).

Ahli waris atas nama Benny Irawan, menuntut pembangunan perumahan elite itu dihentikan. Dia mengklaim lahan Mega Lavender itu masih dalam sengketa pengadilan yang belum tuntas. Sehingga pembangunan di lahan itu tidak dibenarkan.

“Hasil putusan BPN tanah ini diblokir sembari menunggu keputusan Mahkamah Agung. Tetapi, kenapa Mega Lavender tetap melakukan pembangunan,” katanya kepada Insidepontianak.com.

Benny bersama keluarganya, berupaya menyegel kompleks Mega Lavender. Namun upaya itu sempat dihalangi pihak developer, dengan merusak atribut penyegelan dari pihak ahli waris itu.

Dia meminta pihak Mega Lavender untuk transparan. Sebab, sejauh ini menurutnya, tidak ada proses negosiasi dengan ahli waris yang menyetujui penjualan tanah itu dan dirinya.

“Saya berharap ada mediasi yang dilakukan oleh pihak Mega Lavender, agar permasalahan sengketa ini selesai,” tandasnya. (iriansyah)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: