Aparat Diminta Transparan Tangani Dugaan Korupsi

Ilustrasi.

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Ketua Lembaga Kayong Peduli (LKP) Kayong Utara, Juminggu berharap penegak hukum bekerja profesional dan tegas terhadap pelanggaran, khususnya kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani.

Menurutnya, ada beberapa kasus indikasi korupsi yang ditangani pihak aparat hukum. Namun hingga saat ini, tak ada satu pun tersangka yang ditetapkan, dan perkembangan kasus pun hilang.

Bacaan Lainnya

“Pasalnya, ada beberapa paket proyek miliaran rupiah, dugaan tindak pindana korupsi (Tipikor)  tidak ada kejelasan tahap proses penyelidikan. Mulai dari kasus Genset 2019 yang ditangani Kejari Ketapang, sampai detik ini belum ada tersangkanya,” ungkap Juminggu melalui pesan WhatsApp, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, diakui Juminggu di tahun 2021 ini, pekerjaan proyek pipa air bersih dan irigasi di Kayong Utara yang dikerjakan tahun 2020 lalu, juga menjadi perhatian aparat hukum, hingga ke tingkat Polda Kalbar.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada perkembangan yang berarti. Juminggu berharap, media mainstream sebagai corong informasi masyarakat, dapat dilibatkan atau diinformasikan secara utuh.

Terkait perkembangan kasus yang ditangani pihak aparat hukum, sehingga masyarakat tidak menjadi apatis terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

“Masuk lagi 2020 kasus proyek pipa air bersih dan irigasi yang belum juga ada kejelasan. Mestinya harus transparan ke publik melalui media yang bertugas di KKU, jadi tak perlu lagi media harus menggali informasi pemeriksaan terhadap pejabat mana yang diperiksa. Jadi wajar kalau kami selaku masyarakat merasa ada keganjalan dalam hal ini,” paparnya.

Lebih lanjut, dia berharap proses hukum dapat berjalan adil tanpa tebang pilih terhadap pelaku yang melanggar hukum. Terlebih terhadap pelaku kejahatan korupsi yang merugikan masyarakat banyak.

Diakui pria berbadan tegap ini, kasus korupsi merupakan kasus yang tidak kalah kejam dari pembunuhan, karena merugikan banyak orang, perampasan hak masyarakat banyak untuk mendapatkan hidup yang lebih baik.

“Saya minta, berharap, agar aparat penegak hukum segera usut tuntas para oknum pelaku kejahata korupsi yang diduga berjamaah,” jelasnya.

Termasuk kasus pengadaan genset di Kecamatan Kepulauan. Menurutnya jika hukum berdiri tegak, serta mempunyai keinginan tinggi untuk memberantas korupsi, jangan pandang bulu apa pun jabatan dan kekuasaan pelaku kejahatan korupsi. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *