Jenguk Relawan Damkar Korban Kecelakaan, Edi Kamtono Ingatkan Perusahaan yang Punya Kabel Jaringan

  • Bagikan
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjenguk salah satu relawan pemadam kebakaran yang menjadi korban dalam kecelakaan, yang diakibatkan oleh jaringan kabel yang melintang di jalan raya. (Inside Pontianak/Rezqi)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjenguk salah satu relawan pemadam kebakaran yang menjadi korban dalam kecelakaan, yang diakibatkan oleh jaringan kabel yang melintang di jalan raya.

“Saya mengecek langsung pasien kecelakaan pada saat terjadi kecelakaan di Jalan Johar. Pasien merupakan relawan yang juga guru honorer di SMK 4. Operasi berjalan lancar, saya juga sudah titip ke dokter Gede untuk diperhatikan. Mudah-mudahan cepat sembuh,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang pemadam kebakaran swasta di Pontianak mengalami kecelakaan saat bertugas memadamkan kebakaran di Jalan Johar, senin (5/4/2021).

Kecelakaan diakibatkan oleh jaringan kabel yang melintang di jalan raya, sehingga mengenai tubuh korban yang pada saat itu berada di mobil Damkar. Korban yang terkena kabel kemudian jatuh ke jalan raya dan mengakibatkan kakinya patah dan tulang tengkoraknya retak.

Edi memastikan, pihaknya akan menanggung biaya perawatan dan operasi dari korban. Ini juga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah kota Pontianak terhadap pemadam kebakaran yang selama ini membantu menangani kasus kebakaran di kota Pontianak dan sekitarnya.

“Kita akan menanggung biaya operasi pasien tersebut termasuk biaya rumah sakit. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada pemadam kebakaran swasta yang selama ini membantu,” paparnya.

Edi mengingatkan perusahaan yang memiliki jaringan kabel di jalan raya, untuk bisa lebih merapikan jaringannya agar tidak menimbulkan permasalahan bagi pengendara jalan raya.

“Ini merupakan peringatan karena penyebabnya akibat kabel melintang.
Saya telah menugaskan Kadis PUPR Kota Pontianak untuk melakukan investigasi pemilik kabel tersebut. Ini saya ingatkan kepada perusahaan yang memiliki kabel udara untuk mengecek seluruh kabel yang ada. Jangan sampai melintang di jalan. Kejadian ini terjadi karena kabel tidak diperhatikan sehingga jatuh,” tegasnya saat mengunjungi korban di Rumah Sakit Antonius Pontianak, Rabu (7/4/2021).

Edi meminta, jaringan kabel tersebut segera ditinggikan sesuai dengan standar minimum ketinggian agar tidak menjadi bahaya bagi pengendara. Selain itu, diharapkan pemilik kabel yang menjadi penyebab kecelakaan tadi bisa bertanggung jawab dalam kasus ini.

“Kita tengah melakukan investigasi dan meminta pertanggungjawaban kepada pemilik kabel. Mulai hari ini saya minta PLN, Telkom, Biznet dan provider lain untuk mengecek seluruh kabel. Kalau bisa dirapikan supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini. Ada standar minimum ketinggian kabel yang bisa dilewati kendaraan,” ucapnya. (Rezqy)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: