Ketua DPRD Kalbar Ikuti Musrenbang, Sutarmidji Bakal Perbesar Anggaran Pembangunan Infrastruktur 2022

Musrenbang RKPD Pemprov Kalbar 2021
MUSRENBANG - Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar 2022 digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/4/2021). (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L turut hadiri Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar tahun anggaran 2022 yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/4/2021).

Musrenbang tahun ini mengusung tema ‘Akselerasi Pembagunan Ekonomi Inklusif Berbasis SDA dan Peningkatan SDM yang berkualitas’. Dibuka langsung Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan diikuti Bupati dan Wali Kota 14 kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan, pembenahan infrastruktur masih menjadi prioritas pembangunan Kalbar di 2022.  Dia mengiginkan, anggaran untuk pembangunan infrastruktur tahun depan, dua kali lebih besar dari anggaran yang ada saat ini.

“Bukan lagi menjadi prioritas. Tapi saya maunya bisa dua atau tiga kali dari anggaran sekarang,” kata Sutarmidji kepada awak media, Rabu (7/4/2021).

Dia memastikan, sebelum berakhir masa jabatanya bersama Ria Norsan, 85 persen Jalan Provinsi Kalbar sudah dalam kondisi mantap.

“Itu data rill. Saya maunya fokus itu, seperti arahan presiden jangan dibagi-bagi,” katanya.

Untuk itulah, dia berencana memangkas anggaran beberapa dinas yang diangap tak penting. Agar setiap anggaran bisa dugunakan untuk pembangunan yang lebih bermanfaat.

“Kalau perlu beberapa dinas yang tak penting, hanya (diberi anggaran) opersional saja. Yang lainya fokus infrastruktur,” terangnya.

Di tahun ini dan tahun depan, Pemprov Kalbar akan gelontorkan anggaran pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebesar Rp1,4 trilun lebih. Sutarmidji meyakini, akhir tahun ini, pemibayaan pembangunan infrastruktur bisa tercover 68 hingga 70 persen.

“Jika sampai 2022 bisa dianggarkan lebih dari Rp1 triliun, maka bisa mencapai 80 persen,” katanya.

Di samping jalan, dia juga memastikan, beberapa pembangunan gedung yang masuk dalam perencanaan pembagunan juga ditargetkan selesai. Termasuk pembagunan Rumah Sakit Soedarso yang menelan anggaran Rp100 miliar.

“Rumah sakit Rp100 miliar lebih tahun ini, akan selesai 90 persen, tinggal lantai empat, lima dan enam di gedung yang dua, yang belum tercover. Yang lain sudah, termasuk belakang termasuk penataan halaman kantor Gubernur,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *