Lima Pekerja Tambang Emas Ilegal di Bengkayang Tewas Tertimbun Tanah Galian

Lokasi kejadian longsor tambang emas di Bengkayang. (Ist)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Lima pekerja Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di perbatasan antara Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang meninggal dunia. Mereka tewas tertimbun setelah menjadi korban longsor tanah galian, Kamis (1/4/ 2021).

Kelimanya diketahui berasal dari Kabupaten Sanggau, Pontianak, Sambas serta Singkawang.

Bacaan Lainnya

Lurah Sagatani, Muhammad Naziri membenarkan kejadian itu. Saat ini, seluruh korban sudah ditemukan dan dikembalikan ke keluarga masing-masing.

“Info yang saya didapat semua korban sudah diambil keluarga mereka, dan semua bukan warga kita,” terangnya.

Dirinya memastikan, pihaknya  selalu mengimbau larangan PETI. “Tiap tahun kita imbau dan sosialisasikan soal PETI,” katanya.

Naziri menerangkan, kejadian tersebut berada di wilayah abu-abu, karena patok batas belum ditentukan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bengkayang, AKP Antonius Trias Kuncorojati membenarkan peristiwa itu. Kejadian itu ditangani dan masuk wilayah hukum Polres Bengkayang. Kendati demikian, dia belum menjabarkan kronologi peristiwa tersebut. (andi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *