Malaysia Vonis Hukum Mati PMI Asal Sanggau, KJRI Kuching Banding

Kepala Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Kuching Malaysia, Yonny Tri Prayitno. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – KJRI Kuching mengajukan banding atas vonis Aguansyah,  Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sanggau yang didakwa hukuman mati oleh Mahkamah Rayuan Sarawak pada Maret 2021.

“Kemudian, KJRI Kuching lakukan banding pada 19 Maret 2021,” ungkap Konsul Jenderal RI Kuching, Yonny Tri Prayitno kepada Insidepontianak.com, Kamis (8/4/2021).

Bacaan Lainnya

Yonny mengatakan, pengajuan banding hukuman mati terhadap Aguansyah yang dilontarkan oleh KJRI Kuching diterima oleh Mahkamah Rayuan Sarawak pada 22 Maret 2021. Sidang banding hukuman mati Aguansyah akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.

“Aguansyah akan menjalani persidangan di Mahkamah Rayuan Kuching, yang waktu persidangannya akan disampaikan kemudian oeh Mahkamah Rayuan Kuching,” ungkapnya.

Dirinya berharap, banding yang dilontarkan oleh KJRI Kuching diterima oleh Mahkamah Rayuan Kuching. Serta, Aguansyah berhasil lolos dari hukuman mati tersebut.

Sebelumnya, Aguansyah didakwa mengedarkan sabu-sabu seberat 7,2 kilogram pada 10 Oktober 2019 di Sarawak, Malaysia. Aguansyah ditangkap seorang diri dan ditahan polisi Malaysia dengan dakwaan membawa narkotika golongan 1.

Dakwaan atas kasus ini adalah hukuman gantung sampai mati atau penjara seumur hidup, dan hukuman cambuk tidak kurang dari 15 cambukan jika tidak digantung sampai mati. (iriansyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *