UMKM Pontianak Berharap Bisa Terus Berdaya di Tengah Pandemi

Salah satu stan UMKM di Mini Expo dan Pasar Murah di halaman Kantor Camat Pontianak Barat, Kamis (8/4/2021). Stan ini menjual berbagai produk seperti makanan, minuman dan pakaian. (Rezqy/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kelompok UMKM Mandiri DPC Pontianak Barat, melaksanakan agenda Mini Expo UMKM dan Pasar Murah di halaman Kantor Camat Pontianak Barat mulai Kamis (8/4/2021) hingga Jumat (9/4/2021).

Ekspo ini dihadiri oleh berbagai unsur. Baik kelompok UMKM se Pontianak maupun masyarakat umum. Dalam ekspo ini, terdapat 30 stan UMKM yang dibuka selama dua hari tersebut.

Bacaan Lainnya

Anggota UMKM Mandiri DPC Pontianak Barat, Ami Adelina menjelaskan, sebagai pelaku UMKM berharap bisa terus berdaya di tengah pandemi Covid-19. Karena selama ini, para pelaku UMKM di Pontianak, khususnya Pontianak Barat masih minim aktivitas yang melibatkan UMKM untuk bisa berkarya.

“Kita selama pandemi Covid-19 tidak pernah ada kegiatan. Baru ini mulai lagi ada kegiatan. Ekspo ini dalam rangka menjelang bulan Ramadan. Kami berharap tetap bisa beraktivitas,” ucapnya.

Ami menambahkan, ekspo UMKM ini diadakan sebagai salah satu upaya untuk merangkul kembali anggota kelompok UMKM. Karena, anggota UMKM didominasi ibu rumah tangga yang juga membantu penghasilan keluarganya.

“Kita ingin merangkul lagi anggota-anggota yang memiliki produk, yang didominasi ibu-ibu yang mencari mata pencaharian. Apa lagi di masa Covid ekonomi agak susah, dan kebetulan menjelang Ramadan kita adakan bazar,” jelasnya.

Diharapkan dengan ekspo ini, kelompok-kelompok UMKM bisa terberdayakan. Dengan membantu pengenalan dan pemasaran produk kepada masyarakat Pontianak. Sehingga ini juga berdampak pada peningkatan pendapatan anggota UMKM jelang bulan Ramadan.

Dirinya mengatakan, selain bazar ekspo mini ini juga diisi oleh berbagai kegiatan lainnya seperti lomba-lomba dan sosialisasi. Ada pun lomba-lomba yang dilaksanakan yaitu lomba kuliner, tata rias dan mode. Sedangkan sosialisasi diisi oleh BPJS dan bank-bank terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR). (Rezqy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *