Seorang ASN Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Karya Tani

  • Bagikan
Ilustrasi - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tak bernyawa di rumah, di Jalan Karya Tani, Kelurahan Parit Tokaya kecamatan Pontianak Selatan, kamis (8/4/2021) pagi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditemukan tak bernyawa di rumah, di Jalan Karya Tani, Kelurahan Parit Tokaya kecamatan Pontianak Selatan, kamis (8/4/2021) pagi.

“Diduga karena sakit. Korban diketahui meninggal sekitar pukul 10.00 WIB bernama Andrian Agustia. Korban seorang Pegawai Negeri Sipil di Dinas Inspektorat Provinsi Kalbar,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Ruly Robinson Poly, Kamis (8/4/2021) malam.

Ruly menjelaskan, terdapat beberapa saksi saat ditemukannya korban. Di antaranya Rio, Agung, dan Rosiyana. Salah satu saksi yang bernama Rosiyana adalah istri korban.

Berdasarkan keterangan saksi Rio, sekitar pukul 04.00 WIB korban meminta Rio mengurut dadanya karena merasa sakit. Setelah merasa lebih baik akhirnya mereka kembali tidur satu kamar bersama.

“Sekitar pukul 10 pagi, saksi lainnya yaitu Agung menelpon korban, namun tidak dijawab. Akhirnya Agung datang kerumah korban dan ingin koordinasi terkait urusan bisnis. Sesampainya di rumah, Agung melihat korban masih tertidur. Ia berinisiatif membangunkan Rio. Setelah itu mereka mencoba membangunkan korban. Namun tidak ada respon dan bahkan tidak bangun. Saat di cek tangannya sudah dingin,” ungkapnya.

Ruly mengatakan, Agung mencoba menghubungi rumah sakit untuk meminta pertolongan pemeriksaan. Namun, berdasarkan keterangan perawat, korban sudah meninggal dunia.

“Saksi selanjutnya menghubungi keluarga korban untuk segera datang ke rumah tersebut,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan Rosiyana selaku istri korban, dalam beberapa waktu terakhir korban sering mengeluh sakit pada dadanya. Namun sampai korban meninggal tidak pernah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Menurut istri korban, korban tidak pernah memeriksakan dirinya ke dokter. Selain itu korban juga ada sakit lainnya. Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban,” tegasnya.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan lebih lanjut terhadap para saksi.

Pihak kepolisian juga sudah membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dan melakukan visum. Setelahnya, jenazah dikembalikan kepada pihak keluarga korban. (Rezqy)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: