Dua Siswa SMP Muhammadiyah 1 Pontianak Tembus Final Kompetisi Sains Muslim Indonesia

SMP Muhammadiyah 1 Pontianak
SMP Muhammadiyah 1 Pontianak

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 1 Pontianak, Cori Nariswari Mernissi dan Reinishifa Disa Keary, berhasil maju sebagai finalis Kompetisi Sains Muslim Indonesia (KOSSMI) secara daring pada Maret 2021.

Mendengar keberhasilan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, Erwan Syahrudin mengaku senang atas capaian prestasi anak didiknya tersebut. KOSSMI tersebut diselenggarakan oleh Tim Abak Academy dan Surya Institute for the Promotion of Science (SIPS), mulai 27 Februari hingga final 25 April 2021 nanti.

“Alhamdulillah, tentunya prestasi Nariswari dan Disa maju sebagai finalis KOSSMI, menjadi berita baik bagi kami keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Pontianak,” katanya, Sabtu (10/4/2021).

Lebih lanjut, Erwan berharap Cori Nariswari dan Disa Keary berhasil menjadi juara KOSSMI 2021,serta mengharumkan nama Pontianak dan Kalbar di kompetisi tersebut. Cori maju final untuk IPA dan Disa maju untuk Matematika.

“Harapan kami tentu siswa mampu mencapai hasil yang maksimal pada babak final nasional nanti,” tutupnya.

Final KOSSMI akan diselenggarakan pada 24-25 April 2021 dengan fokus studi matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Hasil pemenang akan diumumkan pada 2 Mei 2021.

Sebelumnya, pada tahap semi final, peserta yang masuk sebanyak 239 peserta. Ketika masuk tahap final, peserta tersaring menjadi 75 peserta. Peserta berasal dari SMP Negeri dan Swasta dari seluruh Indonesia.

Dalam websitenya, KOSSMI merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan dan menjadi wahana bagi seluruh siswa muslim dari kelas 1 sampai dengan kelas 12, baik mereka yang duduk di bangku Madrasah, Pesantren, Sekolah umum maupun Homeschooling. Peserta dapat merupakan utusan pribadi maupun utusan sekolah /Madrasah/Pesantren/Homeschooling. Setiap Satuan Pendidikan dapat mengirimkan maksimal 10 siswa untuk setiap bidang dan jenjang.

Lomba untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains, sekaligus menumbuhkembangkan budaya kompetisi yang sehat, serta memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spriritual.

Memanfaatkan teknologi digital berupa Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Artifisial untuk mengukur dan menguji integritas peserta.ada sejumlah bidang yang dilombakan. Pada jenjang MI, lomba dibagi pada dua bidang: Matematika Terintegrasi dan Sains IPA Terintegrasi. Untuk MTs, ada tiga bidang lomba, yaitu Matematika Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, dan IPS Terpadu Terintegrasi.

Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia bertujuan, pertama, meningkatkan kualitas siswa muslim melalui penumbuhkembangan motivasi meraih prestasi. Kedua, menyediakan ruang bagi siswa muslim baik yang bersekolah di Madrasah, Pesantren, Sekolah umum dan Homeschooling. Ketiga, untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains dan matematika. Keempat, memotivasi siswa muslim agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama. Kelima, memberikan kesempatan yang sama bagi siswa muslim dalam belajar, berkreatifitas dan berprestasi.

“Terjaringnya calon saintis muslim di masa depan yang bisa dibina untuk berbagai kompetisi sains lanjutan,” tulis website resmi KOSSMI. (iriansyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *