IMTEK Sambas Warning Aparatur Desa Hati-hati Kelola Dana Desa

Pengurus IMTEK Sambas
Pengurus Ikatan Mahasiswa Teluk Keramat (IMTEK) Kabupaten Sambas. (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Ikatan Mahasiswa Teluk Keramat (IMTEK) Kabupaten Sambas, peringatkan seluruh aparatur desa di Sambas, khususnya Kecamatan Teluk Keramat agar tidak menyelewengkan dana desa.

Departemen Penelitian dan Pengembangan IMTEK, Nuri Ayu Kharisma mengatakan, pengelolaan dana desa harus transparan. Jangan sampai aparatur desa menyalahgunakan wewenang (abuse of power) seperti memperkaya diri dengan duit rakyat.

“Kita ingatkan ini kepada aparatur desa, jangan sampai ada yang tersandung kasus hukum, hingga dipenjara karena dana desa. Pemerintah desa harus memberikan informasi yang valid secara terbuka kepada masyarakat, dalam penggunaan dana desa, pesannya melalui keterangan tertulis, Sabtu (10/4/2021).

Nuri mengatakan, seluruh masyarakat harus berperan aktif mengawasi penggunaan dana desa. Pemerintah desa juga harus responsif memasang spanduk informasi, terkait rencana dan realisasi dana desa di tempat umum yang mudah dilihat serta diakses masyarakat.

“Agar semua masyarkat tau kemana perginya dan dipakai untuk apa dana desa tersebut,” katanya.

Hal itu kata Nuri, merupakan amanat Udang-undang Nomor 14, Tahun 2008, tentang keterbukaan informasi publik, dan berkaitan dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, tentang desa, Pasal 24 yang menyinggung soal asas keterbukaan dan akuntabilitas.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan IMTEK, Fajar Anggreswari menambahkan, transparansi penggunaan dana desa akan berpengaruh dalam mewujudkan desa yang berkemajuan, kuat, adil dan demokratis.
Dia menegaskan, setiap masyarakat punya hak mengetahui realisasi dana desa.

“Semua itu sudah diatur dalam undang-undang. Masyarakat punya hak dan pemerintah desa punya kewajiban dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan dana desa yang mereka lakukan. Kepala desa sebagaia pucuk pimpinan di desa harus jeli dan mampu memanajemen anggaran dengan nilai miliaran tersebut,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *