Oknum Sopir Tangki Ugal-ugalan, Pemadam Swasta Singkawang Layangkan Surat Teguran ke PT Elnusa

  • Bagikan
Oknum Sopir Mobil Tangki PT Elnusa Ugal-ugalan
Tangkapan layar video mobil tangki PT Elnusa nyaris mencelakai pemadam kebakaran swasta Singkawang. (Ist).

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Perkumpulan Pemadam Kebakaran Swasta Kota Singkawang (P2KSKS) melayangkan surat teguran kepada PT Elnusa Tbk. Surat teguran itu, disampaikan sebagai bentuk kekesalan terhadap perilaku oknum sopir tangki mereka yang ugal-ugalan di Jalan Raya Sungai Duri, dan nyaris mencelakakan mobil pemadam saat hendak menuju lokasi kebakaran ruko di depan Terminal Mempawah, Sabtu 20 Maret 2021.

Ketua P2KSKS, Tjhai Nyit Khim atau akrab disapa Malika sangat kecewa dengan sikap manajemen Elnusa. Pasalnya surat teguran yang mereka layangkan per tanggal 21 Maret 2021 tidak direspon sama sekali.

“Kami harap ada itikad baik dari PT Elnusa. Sebagai perusahaan besar, mereka harus bertanggungjawab. Sejak surat aduan kami layangkan, sampai kini belum ada respon sama sekali dari mereka,” katanya kepada Inside Pontianak, Minggu (11/4/2021).

Malika menyebut, perilaku sopir tangki itu sangat membahayakan. Selain itu, oknum sopir juga bersikap tidak baik. Pasalnya, saat kejadian, anggota pemadam sudah berhenti untuk menegur. Namun oknum sopir itu justru melarikan diri.

Karena itu, mestinya PT Elnusa memberi sanksi tegas kepada oknum sopir itu. Namun sayang, harapan tersebut, tak sejalan. Sebab, sampai kini belum ada kabar apapaun dari PT Elnusa, terkait surat yang sudah disampaikan. Begitupun Pertamina wilayah Kalbar yang mendapat tembusan. Mereka seolah pura-pura tak tahu.

“Kami merasa diremehkan,” ucap Malika.

Atas sikap itu, dia sangat menyanangkan. Mestinya, semua pihak membantu memberi keamanan bagi petugas pemadam yang sedang menuju lokasi kebakaran. Dengan memberi jalan.

Sebab, hal itu diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalul Lintas dan Angkutan Jalan. Tepatnya Pasal 134.

“Dalam Pasal itu, pemadam yang sedang bertugas adalah prioritas (diberi jalan),” katanya.

Malika menceritakan, saat kebakaran hebat sedang melanda sederet ruko di depan terminal Mempawah, pemadam kebakaran swasta Kota Singkawang diminta membantu.

Beberapa armada diturunkan. Setibanya di Jalan Raya Sungai Duri sejumlah kendaraan berhenti dan memberi jalan. Tiba-tiba ada tiga unit mobil tangki yang diketahui milik PT Elnusa menyalip kendaraan lain sehingga nyaris menyerempet mobil pemadam.

Sementara, saat itu, mobil pemadam sedang dalam kecepatan tinggi. Di waktu yang bersamaan mobil tangki BBM PT Elnusa tiba-tiba memotong jalur kanan dan menghalangi jalur pemadam.

Akibatnya, sopir pemadam banting stir ke kiri menghantam ranting-ranting pohon dan kendaraan oleng nyaris masuk parit.

“Tindakan sopir tangki itu sangat tidak terpuji,” kecamnya.

Atas kejadian itu, Malika mengingatkan, PT Elnusa dan Pertamina wilayah Kalbar beritikad baik kepada pemadam swasta Kota Singkawang dengan merespon surat teguran tersebut.

“Kejadian ini, jangan dianggap sepele. Kalau kami pemadam sering dianggap ugal-ugalan oleh masyarakat, padahal tujuan kami adalah menyelamatkan nyawa manusia. Jangan sampai kami yang tidak ada gajinya ini berbuat sia-sia,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: