Resmikan Pasar Juadah, Edi Kamtono Harap Jadi Cara Pulihkan Ekonomi

MERESMIKAN - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meresmikan salah satu pasar juadah, di Pasar Dahlia, Jalan H Rais A Rahman, Pontianak Barat, Selasa (13/4/2021). (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan salah satu pasar juadah, di Pasar Dahlia, Jalan H Rais A Rahman, Pontianak Barat, Selasa (13/4/2021).

Edi mengatakan, pasar juadah ini bisa menjadi salah satu cara untuk menstimulus pemulihan ekonomi di kota Pontianak akibat pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kita mulai pasar juadah ini dalam rangka untuk pemulihan ekonomi, menyemangati masyarakat untuk memproduksi (produk-produk). Semoga ini diminati, ada beberapa jenis kudapan dan kue-kue,” kata Edi Rusdi Kamtono saat meninjau langsung pasar juadah.

Edi mengatakan, meskipun pihaknya memberi izin untuk digelarnya pasar juadah, ia meminta masyarakat, baik penjual dan pembeli tetap menaati standar-standar protokol kesehatan. Sehingga, pasar ini bisa menjadi media dalam menyemarakkan bulan Ramadan dengan aman dan tertib.

“Kita harus tetap jaga protokol kesehatan. Saya yakin masyarakat sudah cerdas untuk menerapkan protokol kesehatan. Kita saling mengingatkan, baik penjual dan pembeli. Kita akan pantau nanti. Ada Tim Satgas dari kota,” katanya.

Ia berpesan kepada para anggota UMKM yang mengisi pasar juadah tersebut, terus semangat dalam berinovasi menciptakan produk-produk unggulan, agar kualitasnya semakin baik dan nantinya bisa lebih diminati masyarakat kota Pontianak dan sekitarnya.

“Saya berpesan terus semangat, tingkatkan kualitas, baik bentuk, rasa, dan harganya yang terjangkau sesuai kelas-kelasnya. Agar bisa lebih diminati dan disenangi masyarakat. Kalau ini menarik tentu akan mendatangkan masyarakat,” tegasnya.

Edi juga memastikan, pasar juadah di kota Pontianak terdapat di berbagai lokasi, diantaranya Pasar Dahlia, Masjid Raya Mujahidin, dan didaerah lainnya. Ia mengaku senang melihat antusias masyarakat yang semakin banyak berkontribusi menyemarakkan bulan Ramadan dengan berjualan di pasar musiman tersebut.

“Ada beberapa, tapi belum semuanya saya datangi. Ada di pasar Dahlia, Mujahidin, dan spot-spot kecil lainnya. Semuanya mulai semangat dan banyak. Yang penting protokol kesehatan dijaga,” tutupnya. (Rezqy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *