Kasus Miras, Prositusi dan Sajam Masih Mendominasi di Ketapang

Pers rilis Operasi Pekat di Ketapang. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com – Polres Ketapang berhasil mengungkap 242 kasus dengan 70 orang tersangka dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dimulai sejak 26 Maret hingga 11 April kemarin.

Kasus-kasus itu di antaranya, narkoba 24 kasus dengan tersangka 33 orang, kasus judi sebanyak 15 kasus dengan 27 tersangka, miras 52 kasus empat orang tersangka, prostitusi sebanyak 41 kasus, premanisme 37 kasus, serta kasus petasan 18 kasus dan sajam 54 kasus.

Bacaan Lainnya

“Dari 242 kasus dengan rincian 49 kasus pidana dengan 70 tersangka naik ke tahap penyelidikan sedangkan 193 kasus lainnya dilakukan pembinaan,” kata Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono, kemarin.

Selain itu, dia juga memaparkan kasus narkoba yang berhasil diungkap menjadib atensi khusus pula. Dari 24 kasus itu, 33 orang pelaku berhasil diamankan. Polisi mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 224,87 gram dan 66,5 butir pil inex serta uang tunai Rp251.312.000.

“Pengungkapan narkoba ini adalah salah satu yang paling besar selama Polres melakukan pengungkapan terkait dengan kasus narkoba,” terangnya.

Wuryantono melanjutkan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah kasus narkoba lainnya. Sementara, terhadap para pelaku dikenakan Pasal 112 dan 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Para pelaku ini terancam hukuman pidana minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *