Beri Ibu Minum Susu, Jadi Kenangan Terakhir Gubernur Sutarmidji

PEMAKAMAN - Proses pemakaman ibunda Gubernur Kalimantan Barat, Almarhum wafat dalam usia 86 tahun. (Inside Pontianak/Andi)

Pontianak, insidepontianak.com– Di depan liang lahat, Gubernur Kalbar Sutarmidji berdiri tegak. Dia berusaha tegar, walau perasaan pilunya di hati, tak bisa disembunyikan. Dengan langkah kaku, orang nomor satu di Kalbar itu menggapai mikrofon hitam.

Suaranya pelan. Nafas seakan tercekat. Ia tersedu. Namun, Sutarmidji tetap berbicara. Puluhan mata pelayat pun tertuju padanya. Dia bercerita, kenangan terakhir bersama ibu. Sebelum wafat meminumkan ibu susu, jadi bakti terakhirnya.

Bacaan Lainnya

“Tadi pagi saya masih sempat memberi ibu minum susu. Lepas azan duhur, Allah memanggilnya. Kami sekeluarga ikhlas,” kata Sutarmidji di lokasi pemakaman, Sabtu (17/4/2021).

Almarhum wafat pada usia 86 tahun. Sebelumnya, dia sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami stroke dan asma. Tak ada kaitannya dengan Covid-19.

Midji sapaan karibnya mengenang, almarhum sebagai orang paling berjasa dalam hidupnya. Ibunya berperan besar dalam mendidiknya.

Dia pun mengucapkan terima kasih atas kedatangan para kerabat dan sahabat. Atas nama keluarga, ia mohon maaf apabila ada kesalahan yang pernah dibuat almarhumah.

“Jika ada kaitan utang piutang silakan disampaikan ke keluarga,” pesanya.

Dalam kesehariannya, Gubernur Sutarmidji selalu memperlakukan ibunya dengan hormat. Dia selalu merayakan hari ibu yang jatuh setiap 22 Desember. Suapan nasi tumpeng selalu diberikan.

Bagi Walikota Pontianak dua Priode ini, ibu adalah sosok segalannya. Dia berperan besar membentuk karakter anak. Ikhlas memberi dan sosok pembawa ketenangan.

Dia pun tak malu meluapkan isi hatinya di akun Instagram pribadinya @bang.midji. Terakhir kali momen kebersamaan dengan ibu diunggahnya pada 22 Desember lalu. Tak disangka, hari itu, jadi perayaan terakhir yang diberikan Sutarmidji.

Momen itu pun kini tinggal kenangan. Sosok sang ibu selalu lekat. Di hati.(Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *