Sudah Hilang Penciuman Karena Terpapar Corona, Pemuda di Sintang Masih Nongkrong di Warkop

  • Bagikan
Pemeriksaan Swab Pengunjung Warkop
SWAB - Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang melakukkan pengambilan Swab ke salah satu pengunjung warung Kopi. Kasus infeksi corona di Kabupaten Sintang saat ini melonjak. Satgas pun terus gencar melakukan razia prokes di warung-warung kopi. (Ist).

SINTANG, insidepontianak.com – Kesadaran dan kepedulian jadi kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun, menumbuhkan kesadaran itu masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dihadapi Satgas penanggulangan Covid-19.

Sebab, masih ada saja prilaku masyarakat yang tak mau peduli meski sudah terinfeski corona. Seperti halnya yang dilakukan seorang pemuda di Sintang. Dia sudah kehilangan penciuman, namun tetap nongkrong di salah satu warung kopi di Jalan MT Haryono, Sabtu  (17/4/2021) malam.

Ketika di swab antigen poleh petugas kesehatan, pemuda itu pun dinyatakan positif terpapar Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh geram dengan prilaku oknum pemuda itu.

“Ini bukti ketidakpedulian seseorang yang sudah sakit, tapi dia masih  nekat nongkrong di warung kopi,” kata Harysinto Linoh saat dikonfirmasi, Minggu (18/4/2021).

Dia menuturkan, prilaku masayarakat yang seperti itu sangat berbahaya. Sebab berpotensi menularkan kepada banyak orang. Terutama rekannya yang duduk satu meja. Belum lagi, saat mereka masing-masing pulang ke rumah.

“Prilaku seperti ini yang membuat kasus konfirmasi di Sintang makin banyak, di tengah upaya petugas memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bayangkan saja, sebelum ke warung kopi, kemana saja dia, kita tidak tahu,” ucapnya kesal.

Seharusnya, kata Harsyinto, apabila seseorang merasakan gejala-gejala yang demikian, mestinya melapor dan memeriksakan diri ke petugas kesehatan. Agar bisa segera ditanggulangi. Dia memastikan, petugas kesahatan pasti akan melakukan pemeriksaan gratis.

“Kemudian, mereka harus melakukan isolasi. Baik itu isolasi mandiri, maupun di fasilitas pemerintah,” katanya.

Saat ini, seluruh tempat tidur perawatan pasien konfirmasi Covid-19 di RSUD Ade M Djoen Sintang sudah penuh, akibat melonjaknya kasus infeksi corona baru dalam sepekan terkahir. Kini, petugas kesehatan terus melakukan razia prokes guna tracking, testing dan treatmen. Bahkan terakhir, pihak Dinkes Provinsi Kalbar turun langsung melakukan razia prokes di warung-warung kopi di Sintang. (Andi).

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: