Pendirian Rumah Ibadah di Mempawah Mesti Kantongi Rekomendasi FKUB

FKUB Kabupaten Mempawah meninjau Gereja di Kecamatan Segedong. (Ist)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Mewujudkan toleransi antar umat beragama, masyarakat Kabupaten Mempawah yang ingin mendirikan rumah ibadah, harus mengantongi rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai syarat permohonan ke bupati.

Anggota FKUB Kabupaten Mempawah, Edi Sugito mengatakan, rekomendasi tersebut bertujuan agar tidak ada konflik di masyarakat. Sebelum memberikan rekomendasi, FKUB akan lebih dulu meninjau dan pembinaan kepada pemohon.

Bacaan Lainnya

“Hal itu mengacu surat keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang pendirian rumah ibadah. Tugas kami adalah memberikan rekomendasi dan pembinaan terhadap proposal yang masuk,” katanya, Senin (19/4/2021) di Mempawah.

Aturan tersebut kata dia, tidak hanya berlaku ke salah satu agama saja melainkan semua agama yang diakui negara. Kendati sudah dapat rekomendasi dari FKUB, bukan berarti gejolak tidak bisa timbul di lingkungan sekitar.

Oleh karenanya, Edi Sugito menjelaskan, kerukunan antar umat beragama tergantung pada sikap toleransi masyarakat itu sendiri. FKUB berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman kepada umat beragama agar tidak memicu konflik. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *