Kalbar Berlakukan PPKM, Prabasa Minta Pemda Serius Tangani Covid-19

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur. (Ozi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur meminta pemerintah daerah serius mengendalikan penyebaran Covid-19. Sebab, Kalbar kini ditetapkan sebagai wilayah yang melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Penetapan itu disebabkan terjadinya lonjakan kasus.

“Wilayahnya kan sudah disampaikan pemerintah pusat. Tinggal pemerintah daerah menindaklanjuti, dan serius menangani permasalahan Covid-19,” kata Prabasa Anantatur, kepada Insidepontianak.com, Senin (20/4/2021).

Bacaan Lainnya

Prabasa optimis, peningkatan kasus Covid-19 dapat Kalbar dikendalikan dengan pembatasan aktivitas masyarakat. Sebagaiamana Instruksi Menteri Dalam Negeri No 9 Tahun 2021.  Dia juga berharap, semua pihak bersinergi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya rasa bisa. Ini hanya mengurangi saja kegiatan dan mematuhi protokol kesehatan saat Ramadan dan memasuki Idulfitri,” terangnya.

PPKM diberlakukan sejak 20 April hingga 3 Mei. Pemberlakukan itu disebabkan lonjakan kasus. Hingga 20 April 2021, tercatat 7.026 kasus Covid-19. Pasien Sembuh, sebanyak 6.138 orang atau 87,39 persen. Kasus aktif  843 orang dan meninggal dunia sebanyak 42 orang atau 0,59 persen.

Kadinkes Kalbar, Harisson mengatakan, penetapan PPKM erbasis mikro, maka Satgas akan lebih mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Agar mereka benar-benar aktif melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan. (Andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *